Cinta Terlarang di Hotel Murahan

June 2nd, 2008

Kepolisian di beberapa daerah terus melakukan penggeledahan di hotel-hotel murah dan tempat hiburan malam untuk mengawasi pasangan-pasangan pezinah.

Padang

Padang, Sumatera Barat, 17 Maret. Daerah Bukit Lampu yang penuh dengan warung malam dan sering di datangi pasangan muda di gerebek oleh petugas ketertiban umum dan enam pasangan yang berada disana bukan dengan suami atau istrinya ditangkap. Satu dari yang tertangkap adalah polisi yang sedang tidak bertugas.

Pasangan-pasangan tersebut akhirnya dibebaskan tanpa tuntutan, walaupun diharuskan untuk membuat pernyataan - berjanji untuk tidak berkeliaran lewat malam dengan pacar mereka lagi.

Tangerang

Tangerang, 23 Maret. Tujuh hotel kelas Melati digeledah oleh enam puluh petugas ketertiban umum. Lima pasangan yang katanya sedang berzinah ditangkap.

Salah satu yang ditangkap "AM" 52 tahun, adalah anggota Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) di Jakarta Barat. AM menyatakan memahami tidak mengapa pemerintah di tangerang begitu tegas terhadap perselingkuhan. Dia berkata

beda sekali dengan Jakarta

Palembang

Palembang, Sumatera Selatan, 14 April. 100 petugas dari Kepolisian menggerebek beberapa hotel dalam rangka mencari narkoba. Karena narkoba tidak ditemukan, mereka mengalihkan perhatian dan berhasil menangkap 13 pasangan yang bukan suami istri.

Jambi

5 Mei, Jambi, Sumatera Tengah. Beberapa hotel digerebek dan sejumlah wanita, yang diasumsikan sebagai pekerja seks komersial ditangkap dan selanjutnya dikirim ke pusat rehabilitasi.

Dua remaja usia sekolah yang juga ditemukan dan diserahkan ke orangtua mereka dengan catatan bahwa mereka akan dinikahkan.

Bantul

Babarsari, Sleman, Yogyakarta, 16 Mei. Dua petugas kepolisian, Adib Rojikan (30) dan Rahmawati Wulansari (30), ditangkap karena berzinah. Suami Wulan, Dody Maris Hendrawan (30), melihat istrinya memasuki Hotel Pondok Seturan dengan lelaki lain dan menelepon kepolisian yang akhirnya menggerebek hotel tersebut. Kedua petugas kepolisian menghadapi konsekuesi disiplin internal.

Artikel ini diterjemahkan oleh Lyn dan Anna dari versi bahasa Inggris - Forbidden Love.

8 Komentar on “Cinta Terlarang di Hotel Murahan”

  1. avatar Saiful bilang:
    June 12th, 2008 at 3:32 am

    Saya berharap pihak polisi jngan asal main hakim sndiri,yg pernh sy alami blum da jwabn ktika brtany dah main tonjok yg disitu sebabny saya berani katakan kalau ‘polisi adalah pelaku kriminal yg berlebel’jd tlong pak kapolres dmn brada tlöng dpertimbngkn

  2. avatar sandoe bilang:
    July 18th, 2008 at 11:42 am

    Gak papa,soalnya yang dihotel berbintang gak pernah di sentuh aparat.

  3. avatar Adi bilang:
    August 5th, 2008 at 3:33 pm

    menurut saya, itu cuma akalan2 oknum plokis biar dapet duit, kl hotel berbintang ngg pernah apalagi bintang 3..mana pernah digeberebek.

    Anjink tuk oknum!, cuma cari duit doank

  4. avatar Heru Muslimin bilang:
    September 30th, 2008 at 11:05 pm

    Yang namanya polisi kan juga punya kontol & tempik pak/bu. Perasaan ga puas kan bisa muncul seiring penambahan pendapatan / pangkat…
    Akan saya akan bocorkan sdikit di dunia polri memang penuh dengan suap dan lendir, mangkanya hal tersebut udah biasa terjadi, dari puluhan ribu kasus yang meledak cman satu ini,,inipun karna ketahuan ama suami hikshiks..
    kalau enggak mahh,,ntar kuminta nomor cantiknya untuk nunggu giliran…hidup polwan yang suka kontiL.

  5. avatar claudia bilang:
    April 13th, 2009 at 1:05 pm

    emang segitu penting ya enngak juga kan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    apha lagi hrsh bongkar” kamar nah klo pas telanjang malukan emang mau tanggung tuh polisi enggak kan jadi jangan asal nuduh donk emang semua hotel murahan itu harus di curigai?!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!1111

    ENGGAK PENTING

  6. avatar Be Young bilang:
    May 11th, 2009 at 11:17 am

    Polisi tu penakut beraninya ama yang kecil – kecil aja … hotel kecil … brani tapi kalau hotel besar ( berbintang …) ayo berani gak.. Gak tuh we.. penakut kan…

  7. avatar mila bilang:
    June 30th, 2009 at 4:34 pm

    main dbwh pohon salah,katany knp ga dhotel aja…
    main dwarung jg slh katanya t4 maksiat..
    main dhotel murah jg salah kalian berzinah katanya…
    jd yg blh itu yg mana,mereka sama2 suka,hotel jg dbyr wlwpun ngutang sana sini bkn hasil rampok,judi,jambret…………cape deh.

  8. avatar kelalen bilang:
    March 8th, 2010 at 4:53 pm

    ah POLISI memang bajingan aja…
    nyari nama membrantas perzinahan tp cma brani sama yg kecil2 aja…

    bener kata teman2 klo berani grebek hotel berbintang..
    POLISI ANJINK bangsad…

RSS
RSS feed
Email

Copyright Indonesia Matters 2006-09