Pacaran dengan Gadis-gadis Indonesia

February 2nd, 2008

Berpacaran dengan perempuan Indonesia bukan untuk semua orang.

Perempuan Indonesia, khususnya yang berada di Pulau Jawa, sangatlah cantik. Biasanya mereka cenderung amat feminin, berkulit indah, tidak terlalu tinggi, dan memiliki senyuman yang mempesona. Banyak keuntungan dari segi tersebut.

Bila kita mesti jujur, kebanyakan lelaki menginginkan wanita yang mau mengurusnya, mengerjakan pekerjaan rumah tangga tanpa mengeluh, dan melakukan kegiatan-kegiatan lain dengan sukarela. Umumnya perempuan Indonesia dapat memenuhi semua kategori ini, tentunya lebih dari rata-rata perempuan Barat - lebih sedikit yang diucapkan tentang mereka lebih baik.

Walau begitu, mengencani wanita Indonesia bisa mempunyai kerugian-kerugian yang pelik. Berikut saran untuk mengatasinya.

Ada perempuan di Indonesia yang hanya tertarik dengan uang. Dan banyak juga lelaki yang tidak peduli akan hal ini. Banyak pula dari perempuan lokal (setelah kita mengenal mereka lebih baik) mampu bersikap tidak waras, histeris secara emosional, culas, cemburuan, dan berusaha melukai diri sendiri (biasanya pura-pura) untuk memperoleh kemauannya. Seperti yang sudah saya bilang, mereka bukan untuk yang lemah.

Telah tersedia beberapa situs penemuan pasangan di Indonesia, walaupun tidak sebanyak yang terdapat di Thailand atau Filipina. Untuk memulai petualangan maya anda dalam dunia percintaan Indonesia, situs ini sudah mempunyai beberapa perempuan yang tertarik untuk berkenalan.

Artikel ini diterjemahkan oleh Hannah Mulders dari versi bahasa Inggris - Dating Indonesian Girls.

36 Komentar on “Pacaran dengan Gadis-gadis Indonesia”

Halaman: [1] 2 »

  1. avatar Ismah Susilowati bilang:
    February 6th, 2008 at 7:02 pm

    Pacaran, atau apapun namanya, apakah keuntungannya?
    Anda seorang lelaki, tau anda seorang wanita, sama ruginya kalau anda berpacaran.
    Bukan saya bicara halal-haram, kalau saya bisa kembali ke masa lalu,
    alangkah indahnya hidup saya bila tanpa berpacaran.

  2. avatar Anroe bilang:
    February 6th, 2008 at 10:43 pm

    Hendaknya kaum pria yang akan memimpin punya bekal basic spiritual, leadership, mindset positif thinking dan dapat mengangkat derajat kaum wanita sebagai istri yang dilindungi dan menjadi mitra serta menjadikan wanita mahluq sosial yang punya peran basic sociaty yaitu peran mempersiapkan unsur masyarakat yaitu anak keturunan yang dibekali spriritul/akhlakul karimah dan punya skill sebagai bekal kemandirian, bukan sebagai pemuas nafsu semata sahaja.

  3. avatar Bogalakon bilang:
    February 14th, 2008 at 7:45 am

    Satu-satunya alasan orang berpacaran karena orang itu ngerasa ga bener-bener mencintai pasangannya, akhirnya timbul rasa takut buat punya komitmen untuk mencintai pacarnya sepanjang hidupnya, takut kalo nanti ada orang yang ternyata lebih baik, lebih cantik/tampan daripada pacarnya. Konsekuensinya, pacaran dipilih sebagai cara buat ngelepasin nafsu tanpa harus ada tanggung jawab. Liat aja berapa banyak orang2 yang berpacaran hanya dalam 1 atau 2 tahun aja, sesudah itu, ganti pacar lagi dengan alasan udah bosen, si do’i terlalu gini lah, terlalu gitu lah. Jaman sekarang banyak banget orang yang lebih milih buat pacaran daripada langsung menikah, soalnya emang jaman sekarang susah nyari orang yang bener2 punya rasa tanggung jawab.

  4. avatar yanto lukmana bilang:
    February 19th, 2008 at 9:27 am

    hallo redaksi yang baik hati tolong pertemukan aku dengan gadis jawa yang mau berkenalan soalnya sampai detik ini aku sulit mendapatkan seorang sobat yang dapat mencurakan hati lewat media tolong bantu aku,,,,,,,

    salmku buat redaksi………..

  5. avatar Doantoili bilang:
    February 22nd, 2008 at 10:13 pm

    sebenarnya dalam islam tidak ada yang namanya pacaran bahkan dalam Al-quranpun tidak ada ayat yang memperbolehkan pacaran…
    orang yang pacaran itu mungkin hanya mencari kesenangan saja,,mis, melampiaskan nafsunya, untuk mengisi hari-harinya saja,untuk berbagi, untuk tukar pendapat, untuk saling setia, dll.
    kalau menurut saya pacaran itu tergantung yang menjalaninya saja…..

  6. avatar Savitri bilang:
    March 6th, 2008 at 12:19 am

    Boleh urun rembuk?

    Bila mencintai apakah harus dengan prasyarat seperti : cantik/cakep, tinggi/pendek, warganegara ind/bule, malas/sigap, mandiri/tidak mandiri, putih/berwarna, cuek/care, cukup finansial/tidak cukup finansial, pemarah/pemaaf, budaya timur/barat dll? kl iya”¦ ya ga ketemu2″¦ lebih baik buat aja boneka virtual/ mesin fantasi virtual yang bisa mengakomodir kepentingan masing-masing pihak.

    Manusia khan tidak sempurna. Cobalah kita mengaca apakah kita sempurna. Intinya bukan dipasangan. Tapi didiri kita. Terima dulu segala kekurangan dan kelebihan diri kita. Bahasa kerennya cintai diri kita dl baru cintai orang lain.

    Apabila kita bisa melihat diri kita. Maka kita dapat mengetahui apa kecondongan diri kita. Mengapa mencari dan memaksakan untuk berpacaran dengan orang Ind/bule? mengapa mencari orang yang mandiri? mengapa harus mencari orang yang berwarna putih/berwarna? Mengapa mencari orang yang sigap? dll.

    Alasan2 itu jangan2 merupakan proyeksi atas ketidakmampuan/kekurangan kita sendiri sehingga kita menuntut kepasangan kita.

    Menurut saya, bila kita memahami diri kita, kita lebih jernih dalam memilih termasuk memilih pasangan. Konsekwensi pasti ada, tapi itu bukanlah hal yang terlalu dibesar-besarkan.

    Salam kenal

  7. avatar mbok jamu bilang:
    March 11th, 2008 at 6:49 pm

    Perempuan Indonesia rata-mempunyai kulit yang indah yaitu warna coklat, yang oleh orang-orang barat sangat disenangi. Maksudnya orang2 barat (yang berkulit putih) setiap liburan ke negara lain yang selalu disinari matahari karena mereka ingin mempunyai kulit coklat (tan skin), di negara barat banyak sekali salon2 untuk mencoklatkan kulit. Tetapi untuk perempuan2 Indonesia sendiri yang berkulit coklat malah ingin mempunyai kulit putih. Dunia ini memang terbalik-balik. Saya bangga sekali mempunyai kulit yang coklat ini. Umumnya pria Indonesia tidak suka dengan gadis2 yang berkulit coklat/gelap, mereka lebih senang gadis yang berkulit putih/terang.

  8. avatar joko tri wahono bilang:
    May 3rd, 2008 at 8:21 am

    Apakah gadis indonesia itu cenderung agresif ketika berhadapan dengan laki-laki berbadan kekar?

  9. avatar Damar Wulan bilang:
    May 12th, 2008 at 2:29 pm

    Bingung….Habis cantik-cantik, yang jelas gw bangga jugalah jadi cowok Indonesia…tp please ya buat cewek2 Indonesia terutama yang merasa dirinya cuantiq jangan sombong oke…???

  10. avatar Adiguna bilang:
    May 17th, 2008 at 6:18 pm

    Pacaran dengan gadis Indonesia ?
    Asyik…….
    karena rata-rata masih mengedepankan akses budaya ketimuran yang serba ketat dan ga terlalu bebas, pun bebas tapi bertanggung jawab…..
    Kenapa ?? Tokh berpacaran ga harus berorientasi yang aneh-aneh….
    Pengenalan karakter masing-masing pasangan jauh lebih berarti ketimbang langsung ke temapat tidur……
    Jadi Orientasi keseriusan dalam berpacaran dapat dimaknai dengan lebih indah, sakral dan nyaman satu sama lain……..

    Pesan : Jangan Pernah Takut Untuk Berpacaran………. :-)

  11. avatar Rob bilang:
    May 17th, 2008 at 7:25 pm

    Memang kalau berpacaran karena jodoh ada prasyarat?

    Sejak kapan “jodoh” ini berdasarkan kecantikan atau sifat lain?

  12. avatar tomaculum bilang:
    May 17th, 2008 at 7:39 pm

    karena rata-rata masih mengedepankan akses budaya ketimuran yang serba ketat dan ga terlalu bebas, pun bebas tapi bertanggung jawab…
    Tolong dijelaskan, apa sih budaya ketimuran itu?
    Gimana sih pacaran dengan orientasi sakral itu? Pacaran sambil berdoa? Ciuman sambil sesaji? Atau bagaimana?

    sebenarnya dalam islam tidak ada yang namanya pacaran bahkan dalam Al-quranpun tidak ada ayat yang memperbolehkan pacaran…” (Doantoili)
    Ada ayat yang melarang nggak? Kok sedikit-sedikit agama yang dimajukan. Mau ini agama nggak mengijinkan, mau itu nggak boleh. Terus, bagaimana? Kalau pacaran masuk neraka?

    Ada yang bilang, pacaran itu rugi untuk wanita. Mosok, sih?

  13. avatar rima bilang:
    May 17th, 2008 at 8:08 pm

    pacaran rugi utk wanita? ya enggak lah. justru itu satu proses penjajakan untuk mengenal sang calon suami.

    Tadi ada yang bilang orang pacaran itu krn tidak mau bertanggung jawab dan langsung kawin. wah.. beli mobil aja gue test drive dulu, masa iya mau kawin gue gak kenal calon suami, langsung embat dan kawin aja?

    buat gue sih pacaran ya ok aja, ganti pacar berarti bukan jodoh atau kurang cocok. kecuali yang memang ‘hobi’ gonta ganti pacar, kalo yang ini sih gue gak gitu mendukung, tapi bagaimanapun itu hak orang tersebut.

    yang namanya wanita dimana mana sepertinya sama saja, intinya ingin disayang dan memiliki seseorang yang melindungi dia. kalau ada yang ‘off’ sedikit tingkah lakunya (seperti yang artikel ini sebut sebagai histeris, tidak waras dll) gue rasa bukan melulu sifat wanita indonesia. wanita di bangsa lain juga ada yang begitu, itu namanya memang mental nya agak sedikit terganggu, tapi untuk para pria, kalau punya pengalaman pacaran sama yang model gini, anggap saja suatu intermezzo, hal yang unik, bukan? :)

    terakhir, menurut gue yang namanya jodoh itu tidak ada hubungannya dengan cantik or what. namanya juga fate, seorang angelina jolie bisa end up dengan seorang danny de vito kalau namanya jodoh. tidak ada tawar menawar. lagian, cantik atau ganteng itu sangat relatif, bisa saja banyak orang menganggap A jelek tetapi pasangannya menganggapnya sebagai wanita tercantik.

  14. avatar Marisa bilang:
    May 17th, 2008 at 11:12 pm

    Whoa ..pada jago lo bahasa Indonesianya. Damn, RESPECT! Especially to Rob.

    @ topik

    Namanya juga cinta dan alur kehidupan, pasti harus ngerasa sepet pait mesemnya juga, ngga hanya manisnya doanq. Ngga ada yang sempurna. Kalau mau segala sesuatunya berjalan dengan sempurna, silahkan masuk surga secepatnya. Amin.

    Singkat kata, kapan nih kita cariin bini buat Patung?

  15. avatar rima bilang:
    May 18th, 2008 at 5:44 pm

    emang patung belon merit? bukannya bininya ada tiga? lol

  16. avatar Rob bilang:
    May 18th, 2008 at 10:13 pm

    masa Patung gak bisa cari sendiri?

  17. avatar Marisa bilang:
    May 21st, 2008 at 4:15 pm

    Waw, tiga.
    Pantesan judul post-nya Gadis-gadis Indonesia ya, plural. Bukan singular.

    Saya/aku/gue tau-nya Patung lagi jomblo. Salah informasi nih. :D

  18. avatar medz bilang:
    June 11th, 2008 at 2:52 pm

    mank da y UUD yg ngelarang kita pacaran???
    gx kn….

    so’…

    …….pAcaran why nOt… slama gx mnyimpang dri jalur

    … ocRee…

  19. avatar husin bilang:
    June 16th, 2008 at 12:00 pm

    pacaran hanya untuk sebagai pemuas nafsuh, hampir semua orang berpacaran udah melakuan hubungan badan

  20. avatar tomblos bilang:
    June 30th, 2008 at 7:36 pm

    kalo saya kok harus pacaran dulu ya dan pacaran harus lama karena disinilah kita akan menjalani proses pengenalan dan pemahaman akan pasangan kita, bila perlu sering2 lah pacaran sampai benar2 ketemu yang cocok, banyak orang di indonesia cenderung ogah pacaran lama2 dan hanya sekali pacaran langsung nikah….akibatnya bertengkar ujung2nya cerai

  21. avatar constantino xavier caldas bilang:
    July 4th, 2008 at 9:19 am

    marisa saya ingin berkenalan anda maka saya harap dapat mengirimkan email anda kita berdua dapat berjalan dengan dan saya engkau dapat menerima uluran tangan bersahatan saya ini semoga pernyataan saya ini engkau mempertimbangkannya

    xavier caldas

  22. avatar constantino xavier caldas bilang:
    July 4th, 2008 at 9:25 am

    melalui jaringan internet saya sangat tertarik untuk berkenalan gadis-gadis indonesia yang cantik dan mulus, harapan saya semoga para wanita atau gadisgadis sudih mengirimkan e-mail kepada saya untuk memperlancar komunikasi kami

  23. avatar Agus Rihmad bilang:
    July 14th, 2008 at 1:17 pm

    Menurutku pacaran sah sah saja asal bisa jaga jarak, sebab kebanyakan orang jaman sekarang kalau pacaran udah kayak suami istri, kurang bisa kontrol diri.

  24. avatar COndro bilang:
    August 5th, 2008 at 10:26 pm

    Pacara ama gadis indonesia , …memang enak dan bisa menikmati keanggunannya.
    ngga neko-neko dan menjunjung budaya timur …..

  25. avatar IcHa bilang:
    August 7th, 2008 at 11:50 am

    Hi semuana…. Salam kenal ya.. Untuk xavier caldas alamat email kamu apa? Kalo blh tau?

  26. avatar md nizam bilang:
    September 4th, 2008 at 3:12 pm

    Aku baru saja putus cinta umur aku sudah mencecah 30an maaf kan aku andai kata ku ini menyinggung naluri kau aku boleh kata gadis itu adalah segalanya untuk lelaki diciptakan tuhan olehnya dan kerana gadislah bertambah zuriat di bumi ni seperti mana yang kau kata lelaki itu pembawa masalah pada perempuan salah tu sayang cuba kau fikir jika di dunia ini semuanya gadis tak de seorang pun lelaki dapat kau hidup tak,dapat kau kasih sayang seorang yg bernama lelaki tak.

  27. avatar Agung bilang:
    September 8th, 2008 at 1:48 pm

    Dalam islam pacaran merupakan dosa besar tetapi bila menujun kearah yang negatif tapi kalau kearah yang positif tanya aja ustadz.

  28. avatar Dincj66 bilang:
    September 28th, 2008 at 3:56 am

    Kejujuran, keikhlasan, ketulusan hati amat penting dlm setiap perhubungan, wanita yg baik harus memahami perasaan pasanganya, menjaga, memupuk, menghargai, menghormati serta sentiasa berbincang untuk menyelesaikan masalah, bukan melalui pertengkaran..

  29. avatar Jacky bilang:
    December 9th, 2008 at 4:49 pm

    Eh..mw tnya donk??knp ya gw slalu jatuh cinta ama cewek yg udh pnya pcr?gw jd bingung nh ngatasinnya..

  30. avatar rizah bilang:
    December 11th, 2008 at 1:06 pm

    pacaran sih boleh” aja, tapi lihat respek yang timbul
    apa jadi baik atau g!
    kalau hanya sebagai penjajakan sih kurang pasa ya. mungkin lebih tepatnya
    tuk mengenal latar belakangnya kaleeeeeee…

Halaman: [1] 2 »

RSS
RSS feed
Email

Copyright Indonesia Matters 2006-09