Mengapa terdapat begitu banyak penyerangan terhadap gereja-gereja di Jawa Barat.
Gereja-gereja yang Teraniaya di Indonesia
Pada tanggal 14 Januari, para anggota dari Himpunan Warga Gereja Indonesia (HAGAI) mengunjungi kediaman Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Jakarta untuk mengadukan penyerangan gereja-gereja dan umat Kristen di Indonesia.
Pendeta Alma Shepard Supit dari HAGAI menyatakan:
Kami minta Komnas HAM mengeluarkan rekomendasi yang jelas dan tegas tentang kebebasan beragama dan menjalankan peribadatan menurut agama dan keyakinan masing-masing dan pelanggaran atasnya adalah pelanggaran HAM.
Beliau mengatakan bahwa di tahun 2007 telah terjadi 18 kasus gereja yang dirusak, diserang, dan dipaksa untuk memberhentikan kegiatannya.
Daerah Sekitar Jakarta
Supit juga mengutip laporan dari Konferensi Waligereja Indonesia, yakni diantara September 1969 dan Maret 2006, 950 gereja sempat mengalami penghancuran atau dibakar habis. Sementara itu juga, sejak Maret 2006 dan Agustus 2007, 67 jemaat gereja telah menderita berbagai macam ancaman dan gertakan.
Saat ini Supit berpendapat bahwa lusinan gereja di daerah sekitar Jakarta berada dalam keadaan yang tidak nyaman.
Seorang pendeta yang lain, Novi Suratinoyo, menyalahkan pemerintah yang tidak menjalankan hukum dan polisi yang hanya menjadi penonton saat kerusuhan sedang terjadi.
Idfal Kasim dari Komnas HAM menyatakan seringnya Komnas HAM menerima pengaduan seperti ini, namun beliau menyesali sedikitnya hasil dari anjuran-anjuran yang telah dibuat kepada pihak berwenang.
Solo/ Surakarta
Di Jawa Tengah pada waktu Natal 2007, Kapolwiltabes Surakarta Kombes Pol Yotce Mende menyatakan bahwa 85 dari 500 gereja di kota tersebut dianggap polisi sebagai rawan akan penyerangan dari masyarakat Muslim setempat.
Mengapa Jawa Barat (& Solo)?
Pada tanggal 3 Januari 2008 pakar Indonesia Sidney Jones berusaha untuk menelaah banyaknya kejadian anti-Kristen di Jawa Barat (dan bukannya Jawa Timur):

Sidney Jones.
Belum jelas mengapa keketatan beragam merupakan masalah yang begitu besar di Jawa Barat.
Dan menawarkan satu penjelasan yang mungkin:
…salah satu penjelasan adalah gerakan Protestanisme yang telah masuk kedalam masyarakat-masyarakat Muslim, dan hal ini menciptakan kekhawatiran akan ‘Kristenisasi’.
Walaupun begitu ia mengamati bahwa masyarakat Islam yang ‘berbeda’ seperti Ahmadiyah sering mengalami nasib yang lebih buruk di Jawa Barat (dan barangkali karena tidak terlalu giat menambah anggota seperti kelompok-kelompok Muslim yang lain).
Artikel ini diterjemahkan oleh Hannah Mulders dari versi bahasa Inggris - Persecuted Church.
Tags: Agama, Ahmadiyah, Gerakan, Gereja, Hak Asasi Manusia, Hukum, Islam, Islamic, Jakarta, Jawa, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kebebasan Beragama, Kerusuhan, Komnas Ham, Kristen, Muslim, Muslims, Natal, Pendeta, Sidney Jones, Solo, Surakarta, Umat
Hak Cipta Indonesia Matters 2006-08.