| User | Post |
|
18:43 Jan 26
| hariyangindah
| | |
| Abangan | posts 3 |
|
|
Bebarapa hari ini, 26 Januari 2009, MUI mengadakan sidang di Sumatera Barat. Kemudian dikeluarkan beberapa fatwa baru yang mengharamkan sejumlah hal, antara lain yoga, rokok, dan golput. Tentu saja peng-haram-an ini merupakan tambahan atas berbagai hal yang sudah dianggap sebagai haram, antara lain babi, minuman beralkohol, dan sebagainya.
Maka, dengan itu, kesimpulannya sederhana: Berbahagialah kaum kafirun, karena mereka tidak perlu direpotkan oleh berbagai macam fatwa haram, yang kadang kala tidak jelas dasar maupun juntrungannya, karena mau menerapkan begitu saja berbagai macam hal yang hanya cocok diberlakukan 16 abad lalu ke dalam situasi modern yang sudah berbeda sama sekali.
|
|
|
|
|
Buat saya seh ga ada masalah mui mengeluarkan haram atau apalah itu fatwanya, saya tetep merokok.
Soalnya dari jaman nabi itu sudah jelas hukum rokok makruh, kok sekarang keluar fatwa haram rokok. Dasar pertimbangannya apa? Apa karena rokok itu berbahaya buat kesehatan? itu sajakah? Kalo memang berdasarkan pertimbangan kesehatan saja kayaknya yang dipakai dasar tidaklah pas deh. Kenapa? Karena banyak sekali hal-hal yang lebih merusak kesehatan dibandingkan rokok, sebut saja polusi asap kenalpot kendaraan bermotor. Taruhlah anda berjalan di jalan raya di jakarta satu jam setiap hari, selama setahun. bandingkan dengan misalnya anda tinggal di pedalaman di daerah bogor, dengan setiap hari anda merokok satu bungkus sehari selama setahun. Kemudian teslah kesehatan paru2 anda ke dokter, hasilnya bisa dipastikan anda yang tinggal di jakarta dengan tidak merokok tetapi anda setiap hari lewat di jalan raya yang penuh dengan polusi asap tingkat kerusakan paru2 anda akan lebih parah dibanding anda yang tinggal di bogor dengan sebungkus rokok setiap hari. jadi………….???
Asap polusi kendaraan bermotor lebih berbahaya dibandingkan dengan asap rokok. Kemudian kenapa tidak memfatwakan "HARAM" juga terhapap kendaraan bermotor yang menyebabkan kerusakan demikian?? Kenapa mesti rokok saja?
Kayaknya orang2 Yang duduk di majelis fatwa MUI itu patut dipertanyakan objektifitas dan KREDIBILITAS mereka!!
Sebenarnya saya tidak heran dengan fatwa yang demikian soalnya saya tau tingkat pengetahuan AGAMA ISLAM orang2 MUI itu masih kalah jauh dengan pengetahuan agama para KIAI DI KAMPUNG SAYA (baik KIAI yang merokok maupun yang tidak merokok)
Yah, begitulah lembaga yang diisi oleh orang2 yang memahami Islam hanya kulitnya saja, tidak memahami Islam secara utuh. mereka tidak tau esensi dari ajaran Rasulullah SAW itu apa.
Semoga Allah segera memberi hidayah kepada mereka. Amieen…
|
|
|
|
|
Mbok anggota MUI itu ikut kursus Yoga 2 bulaaaan saja,… baru komentar banyak positif apa negatifnya yoga itu. Kalau alasannya Yoga dari India yg mayoritas hindu,… lha sekalian karate , aikido, tae kwon do yg juga bukan dari negara mayoritas muslim dilarang juga. Mngkin kalau ada olahraga tradisional dari jazirah arab langsung dibilang halal ya??? hehehe. masalahnya,… kayanya orang arab gak punya olahraga tradisional kan??? Jadi… ya maap saja…. saya muslim yg akan tetep beryogaria…… peace!
PS : kapan yaaa MUI keluarin fatwa kekerasan ala FPI itu super haram??
|
|
|
|
|
Seyogyanya pengeluaran fatwa itu difikirkan sangat matang. saya yakin MUI yang saat ini telah mengeluarkan fatwa haram tersebut telah memikirkannya,namun kurang matang. coba difikirkan kembali dasar hukum rokok yang sebenarnya dan dampak dari adanya fatwa tersebut. jika diharamkannya rokok itu atas dasar merusak kesehatan anak2 saja dan karna finansial yang dikeluarkan, nikah badi yang belum mampu pun bisa haram padahal nikah halal lo. tolong MUI lebih jeli menyikapi masalah ini karna sekarang bukan lagi berbenturan dengan masalah agama saja tapi lebih ke MASALAH SOSIAL.sedikit saja yang saya sikapi mungkin dari temen-temen lain akan lebih jelas dan lebih menjabarkannya lagi.makasih MUI dah UNJUK GIGI.....
|
|
|
|
|
Gue pernah ngerokok, dan sekarang masih ngerokok. Gue pernah yoga. Gue pernah jadi aktivis mahasiswa dan masih aktif mengamati perpolitikan di negeri ini baik nasional maupun regional.
Bagi gue, ngerokok itu emang nggak baik. Wajar banget kalo MUI bilang haram. Di jaman Nabi gak ada rokok, silahkan browsing sejarah rokok di internet kalo mau lebih jelas kapan mulai adanya rokok. Dan rokok kalo sampe kecanduan, ngisep satu pak sehari, dan kalo gak ngesep tubuh bakal lemes, mulut asem, kinerja kurang itu tandanya kecanduan dan ketergantungan itu bahaya banget. Pas lah kalo dibilang haram, karena efeknya mudharot bagi tubuh. Sama kayak jeroan. Di Islam yang haram bukan saja babi atau miras, tetapi juga kalo belinya pake nipu, nyolong, uang haram, dsb, juga kalo itu makanan ada hubungannya sama sesaji untuk penyembahan selain Alloh SWT. Begitu pula segala yg mudharot spt jeroan buat orang yg kolesterol tinggi nggak boleh sama dokter, kalo dilanggar bisa mengakibatkan sakit di tubuh, bahkan bisa kematian. Dosen gue ada yg mengalaminya. Itu haram namanya. Gitu juga rokok. Kalo cuma buat sekedar merokok. Sebulan sebatang, ato cuma pas kumpul2 bareng temen itu juga jarang banget, spt kalo kita makan permen kan gak setiap hari setiap saat, itu gpp. Cuma hukumnya makruh artinya dibenci. Kita dapat pahala kalo meninggalkannya karena itu yg lebih wise. Untuk pencegahan lebih baik. Itulah makanya hukumnya bisa makruh.
Trus mengenai Yoga gua jg pernah belajar. Emang ada kok yoga yg berhubungan dengan kerohanian. Gitu juga meditasi. Kalo elo belajarnya lama dan gak cuma kulitnya aja, elo belajar ama masternya langsung elo baru tahu. Ada gerakan nyembah mataharilah, de el el. Cuma kalo cuma sebulan dua bulan... bahkan setahun belum tentu loe dikasi tahu nama atau filosofinya. intinya gue sepakat kalo untk yang murni sport its ok but kalo udah yg nyerempet penyembahan terhadap selain Alloh, dlm bentuk geraan2 ibadah, no way.. its Haram. Gitu juga beladiri. Gue udah menekuni beladiri belasan tahun dan banyak beladiri import maupun lokal aliran tertentu yg spt ini..
|
|
|
|
|
ha4 buset deh. kebebasan orang makin dikit aja. nanti bilangnya pake hp haram loh, kan kena radiasi. nyetir/naek kendaraan juga, jadi ga ada olah raga bikin badan jadi rusak n endut. makan nasi juga, kan semua pake pestisida (carcinogen).
kalo kekerasan model FPI ? haram ga? kayanya ngga ya ha4
|
|
|
22:36 Jan 27
| alghazy
| | |
| Guest
| |
|
|
@kenchi
Mass, sadar dong, zaman Rasulullah belum ada yang namanya rokok, jadi mana ada hukumnya…karena itu perlu ijtihad para ulama zaman ini.
Begini ya mas, kalau ijtihad ulama itu salah maka mereka mendapat satu kebaikan, kalau benar dapat dua kebaikan.
Dan, pada masalah rokok ini insyaallah fatwa mereka tentang haramnya rokok adalah benar.
|
|
|
|
|
Apakah MUI nggak melihat segi positif indstri rokok baik bagi masyarakat,maupun bagi negara? Banyak masyarakat yg mendapatkan penghidupan dr rokok,devisa negara juga cukup besar dr rokok,yg gw liat segi positif rokok lebih besar dari pada segi negatifnya.
Kalau memang kita membutuhkan ijtihad para ulama zaman ini,kita membutuhkan keputusan yg berguna bagi masyarakat dan bangsa kita, bukan yang terlalu berlebihan seperti ini.
Menurut gw kalau ijtihad mereka itu salah, mereka mendapatkan 1 kebaikan tapi juga mendapatkan 2 keburukan,kalau benar mereka dapat 2 kebaikan tapi dapat 4 keburukan.
|
|
|
9:06 Jan 28
| dokter2an
| | |
| Guest
| |
|
|
Saya bersyukur sekali akhirnya MUI mengharamkan rokok. Tapi saya pikir MUI seharusnya lebih tegas lagi, tidak perlulah membuat haram kondisional: untuk wanita hamil, anak2 dan tempat umum (selebihnya hanya 'dilarang'). Kalau mau mengharamkan rokok, ya haramkanlah substansinya. Seperti alkohol, haram untuk semua orang (Islam), tidak melihat umur atau jenis kelamin.
Rokok belum ada di jaman Rasulullah. Tembakau baru dikenal di daerah timteng tahun 1500an, sedangkan produksi rokok secara masal baru dimulai di Eropa tahun 1880, tapi baru tahun 1950 Richard Doll dan Bradford Hill berhasil membuktikan bahwa rokok adalah penyebab kanker paru-paru. Dan menurut saya, memang alasan kesehatanlah yang seharusnya jadi landasan fatwa ini. Kerugian ekonomi dari (gangguan kesehatan akibat) merokok selalu lebih besar dari pendapatan dari pajak rokok di negara manapun. Yang menikmati keuntungan dari rokok pun bukan buruh tani atau pabrik, tapi pemilik perusahaan rokok.
Jadi, berlawanan dengan hariyangindah, menurut saya fatwa modern seperti ini malah membuktikan ke-up to date-an MUI. Banyak lagi hal yang tidak ada di jaman Rasulullah dan tidak disebutkan dalam al-Quran atau al-Hadits yang perlu disikapi oleh Ulama. Sudah saatnya ulama lebih memperhatikan dalil2 'akal' yang sangat cepat berkembang. Kalau perlu, mengharamkan mengendarai kendaraan yang beremisi gas buang tinggi. Kenapa tidak?
Saya harap MUI bisa lebih produktif lagi menghasilkan fatwa2 modern seperti ini. Tentunya dalam soal rokok, saya harap MUI bisa lebih 'agresif'. Dan seharusnya umat Islam juga bersyukur mempunyai majelis ulama yang peduli melindungi umatnya.
|
|
|
13:05 Jan 28
| Aldi Suryana
| | |
| Guest
| |
|
|
Untuk Rokok dan Golput gue gak ada komentar tapi untuk Yoga gue ada,
Gue baru aja nyoba Yoga sekitar 2 bulanan, dan karena sekarang saya sedang merantau mencari ilmu di Amerika serikat maka instruktur yoganya pun tidak menggunakan bahasa Asli Hindi. Perlu ditegaskan bahwa Yoga yang dipraktekan disini adalah tidak lebih dari stretching atau lebih tepatnya usaha untuk melenturkan tubuh dan membuat pikiran menjadi santai. TIdak lebih dan tidak kurang. Manfaatnya buat tubuh sangat banyak, terutama untuk wanita, satu jam Yoga bisa membakar 700 kalori, sementara untuk pria hanya 400 kalori. Ini menjelaskan kenapa cuma sedikit laki laki yang berada diruang Yoga. Kebanyakan sih kakek, nenek dan perempuan. Lagian Yoga itu susah banget, mendingan bench-press sama squat deh
Ketakutan MUI dalam mencermati Yoga sangat beralasan karena di negeri asalnya Yoga digunakan untuk Ritual agama untuk menyembah tuhan mereka. Mungkin ini yang dimaksud oleh pihak MUI sebagai haram. Kalo memang benar begitu, saya rasa cukup beralasan pihak MUI "melarang" yoga asli.
Sekian dulu, saya harus tidur sekarang karena besok kuliah pagi
|
|
|
|
|
temen2 yang baik, coba renungkanlah dengan hati yang tulus!!! jangan pake nafsu saja terutama bagi yang "ngrokok". cobalah lihat bangsa ini! kita adalah bangsa yang lagi berkembang baik pendidikan, ekonomi, budaya dll. jika kita masih mengedepankan rokok lupa untuk beli buku bagi pelajar dan mahasiswa, lupa anak istri yang harus dinafkahi bagi yang sudah berkeluarga, itu adalah hal yang perlu kita "PANDANG" secara serius. kapan kita bisa ngejar bangsa lain kalu lebih mementingkan rokok dari pada buku? RENUNGKANLAH saudaraku. Jika kita kalkulasi dari waktu ke waktu rokok memang menjadikan 2 penyakit kanker yang pasti yaitu kanker paru-paru dan KANTONG KERING. bagi yang sudah kecanduan mereka akan melakukan segala cara untuk dapat membeli rokok jika dia tidak punya uang. mungkin bisa jadi mereka nyolong. apakah itu tidak merusak akhlak?lebih dari itu, jika mereka kurang puas ditambahlah ganja biar lebih nikmat!! bukanlah itu pintu masuknya hal yang lebih BESAR????????????? SAYA SEPAKAT DENGAN MUI, mungkin yang sudah ngaji dan tahu hukum harusnya udah tahu apalagi anak pondokan!!! MELAKUKAN SESUATU SEBELUM MELAKSANAKAN KWAJIBAN AKAN MENJADI WAJIB HUKUMNYA. Kita tahu hukum asal wudlu adalah sunah tapi, kalau kita mau shalat menjadi wajib karena salat adalah wajib. BEGITU JUGA SEBALIKNYA misalnya berzina adalah haram. nah perbuatan-perbuatan yang dilakukan yang mendekati zina adalah HARAM termasuk PACARAN. Makanya Islam tidak mengenal pacaran begitu. saya kira rokok juga begitu karena rokok dapat membunuh orang secara perlahan lahan padahal kita ngga boleh bunuh diri!!OK?????!!!! RENUNGKANLAH!!!!!!!!!!!! bicaralah yang objektif jangan emosional karena kita sekarang lagi merokok. saya juga dulu pernah merokok tapi sekarang ALHAMDULILLAH SUDAH LEBIH DARI 5 TAHUN SAYA UDAH NGGA MEROKOK. ternyata lebih enak, tentrem di dalam hati. MARILAH KITA BERJIHAD UNTUK MELAWAN HAWA NAFSU KITA karena itu adalah jihad AKBAR Menurut rosul kita SETUJU???????!!!
|
|
|
|
|
nyambung tadi mas ini para ulama dari luar negara indonesia RENUNGKANLAH DAN BACALAH DENGAN MATAHATI OK!!! SELAMAT BELAJAR SEMOGA ALLOH MEMBERI HIDAYAH AMIEN
Syaikh Muhammad bin Ibrahim Rokok haram karena di dalamnya ada racun. Al-Qur’an menyatakan, "Dihalalkan atas mereka apa-apa yang baik, dan diharamkan atas mereka apa-apa yang buruk (kotoran)." (al-A’raf: 157). Rasulullah juga melarang setiap yang memabukkan dan melemahkan, sebagaimana diriwayatkan Imam Ahmad dan Abu Dawud dari Ummu Salamah ra. Merokok juga termasuk melakukan pemborosan yang tidak bermanfaat. Selanjutnya, rokok dan bau mulut perokok bisa mengganggu orang lain, termasuk pada jamaah shalat.
.............................
http://www.halalguide.info/con.....w/338/847/
|
|
|
3:25 Jan 29
| pena budaya
| | |
| Guest
| |
|
|
Fatwa melarang merokok, yoga dan golput ini memang lucu... hehehe, jadi ingat fatwa MUI yang gak ngebolehin warga Islam untuk makan kodok..
Apakah ada fatwa MUI yang malarang korupsi, meminta pelacur buat memuluskan lobi, dan kekerasan terhadap kelompok minoritas? 
|
|
|
4:48 Jan 29
| Lairedion
| | |
| Santri | posts 32 |
|
|
Gw lagi tunggu fatwa melarang kaum Muslim bernafas ketika deket seorang kaya gw...
|
|
|
7:42 Jan 29
| kokoronotomo
| | |
| Guest
| |
|
|
Gw rasa rokok gak bikin lemah gw kok, malah banyak memberi inspirasi kpd saya dalam berpikir, kalo pada jaman nabi gak ada rokok, dan dr dulu ga ada fatwa haram rokok, knp sekarang mau di haramkan coba?
Larangan2 dlm islam ini udah banyak banget ga usah deh di tambah2 lagi yg neko2. Emangnya MUI tu nabi?
|
|
|
9:13 Jan 29
| kaangkung
| | |
| Guest
| |
|
|
hariyangindah said:
Bebarapa hari ini, 26 Januari 2009, MUI mengadakan sidang di Sumatera Barat. Kemudian dikeluarkan beberapa fatwa baru yang mengharamkan sejumlah hal, antara lain yoga, rokok, dan golput. Tentu saja peng-haram-an ini merupakan tambahan atas berbagai hal yang sudah dianggap sebagai haram, antara lain babi, minuman beralkohol, dan sebagainya.
Maka, dengan itu, kesimpulannya sederhana: Berbahagialah kaum kafirun, karena mereka tidak perlu direpotkan oleh berbagai macam fatwa haram, yang kadang kala tidak jelas dasar maupun juntrungannya, karena mau menerapkan begitu saja berbagai macam hal yang hanya cocok diberlakukan 16 abad lalu ke dalam situasi modern yang sudah berbeda sama sekali.
Assw. hariyangindah
Anda harus tahu, sesuatu yang diharamkan dalam agama Islam ada alasannya. Seperti yang kita ketahui, merokok selain berbahaya bagi kesehatan pribadi juga sangat berbahaya bagi kesehatan orang lain disekitarnya. Coba anda lihat di kota-kota besar di dunia. Merokok di depan umum sudah dilarang keras, hanya di negara-negara yang terbelakang saja seperti di negara kita yang tercinta ini merokok di muka umum diperbolehkan dengan bebas. Jadi sebelum anda berfikir bahwa terlalu banyak yang diharamkan dalam Agama Islam, anda harus mengetahui apa dasar yang menyebabkan sesuatu itu haram.
|
|
|
|
|
Saya kira anda kurang bisa berbahasa indonesia dengan benar dan baik seharusnya haram bagi umat muslim belajar yoga, bukan yoga diharamkan bagai mana kata kapir, itu jelas kata mengklaim, teroris itu diharamkan, jilbab, poligami ,lagi2 golput diharamkan bapak tidak punya kerjaan ya, banyaklah belajar memang kita butuh pemimpin tapi kalau tidak cocok apa dipaksakan itu lebih berbahaya, nantinya pasti. Kita punya pemimpin tapi nilainya 4 score tidak apa, yang penting ada yang memimpin bangsa ini dengan rasa nasionalisme tidak kesukuan / agama , saya yakin bangsa indunesia maju jika kita bersatu tanpa agama diatas negara, tapi negara menjamin umat untuk aman beridah, biarkan agama sebagai pemandu diri kita kan lebih baik, indunesia milik kita bersama. Okey pak Agus.
|
|
|
17:50 Jan 29
| haroza andeska
| | |
| Abangan | posts 1 |
|
|
klo gue sich tergantung ...... yach untuk yoga gue beum tahu .......jadi gak mau tahu .....klo untuk rokok gue sich dukung ,alasan gue adalah bahwasanya islam itu mengharamkan orang yang bunuh diri ,kenapa guwe anggap itu bunuh diri karena ... 1 bahwa para dokter yang merupakan ahli dalam kesehatan mengeluarkan kebijakan bahwa dalam penelitiannya didalama rokok terdapat banyak sekali zat kimia berbahaya termasuk didalamnya racun. jadi para doktor memutuskan bahwa rokok adalah berbahaya maka tak ayal jika ada pasien yang pergi kedokter karena sakit sering ditanya tentang merokok atau tidak pasien tersebutjika merokok ada sebagian doktor yang menganjurkan tuk menguranginya dan ada juga sebagian doktor yang menganjurkan tuk berhenti........2 dalam mensikapi itu pemerintah pun tak tinggal diam didasrkan takut kehilangan warga negaranya akibat merokok maka perusahaan diwajibkan dalam setiap dus rokok ada pemberitahuan bahaya dari rokok tersebut , kenapa tidak sekalian aja ditutup ,? karena pemerintah juag masih berharap devisa dari rokok itu untuk biaya pembangunan tapi tidak benar, kenapa.....? karena itu berarti pembangunan bangsa ini bahan dasarnya berasal dari ribuan bangkai manusia yang tewas akibat racun dari rokok............2 saya pernah mendengar bahwa dalam alquran ada ayat yang menharamkan kita membunuh diri dan diancam tuk mempersiapkan kursinya dineraka......waww gak mungkin kan kita memilih opsi itu dan kita juga menyadari bahwa umur kita tak lah abadi.........tuk golput gue juga menolak kok karena kita gak tahu calon pimpinan kita yang hanya muncul hanya pada saat pemilu namun sebelum dan sesudah nya dia menghilang. wallahu'alllam.........boleh kritik gak atas tulisan berbahagia lah kafirun karena orang nasrani pun mendapatkan dampak buruk atas melawan atas perintah tuhan dengan memakan babi yaitu banyak sekali ditemukannya cacing pita pada kebanyakan orang eropa dan amerika dan kasus terakhir yaitu di amerika ada seorang pasien yang terdapat banyak cacin pita dalam tubuhnya sehingga cacing tersebut telah sampat pada otakknya ini ditemuka saat operasi di bagian kepala. hiiii seram....maaauuuuu....heee...
|
|
|
19:24 Jan 29
| Alexid D'phoenix
| | |
| Guest
| |
|
|
Kadang-kadang mank MUI terlalu berlebihan dan merasa benar sendiri.. Tapi kan kita harus liet bahwa MUI kan terdiri dari para ulama, yg notabene bisa dibilang ilmu syariat islam mereka lebih daripada qt..
Wallahu A'lam bish shawab
|
|
|
22:09 Jan 29
| Cukurungan
| | |
| Guest
| |
|
|
pena budaya said:
Fatwa melarang merokok, yoga dan golput ini memang lucu… hehehe, jadi ingat fatwa MUI yang gak ngebolehin warga Islam untuk makan kodok..
Apakah ada fatwa MUI yang malarang korupsi, meminta pelacur buat memuluskan lobi, dan kekerasan terhadap kelompok minoritas? 
makanya kalo masih kafir nggak usah membahas masalah Islam pasti nggak nyambung....hey dodol Fatwa Ulama itu cuman untuk membahas masalah yg belum secara tegas dan jelas tertulis di Qur'an dan Hadist dan Ulama hanya akan ber fatwa kalo ada umatnya yg meminta ....untuk masalah yg sudah jelas ayatnya seperti membunuh manusia bodoh dan kafir kalo ada alasan yg cukup bagus kami biasanya nggak perlu lagi menunggu fatwa ulama kalo kami anggap itu perlu...
|
|