Kemanakah KRI IRIAN?

Jan 17th, 2009, in Id, by Guest Writer

View the original article here.


60 Comments on “Kemanakah KRI IRIAN?”

Pages: [1] 2 »

  1. PrimaryDrive Says:
    January 18th, 2009 at 2:36 am

    Amazing. I thought only people and money disappear misteriously in Indonesia. But no, even a whole battle ship can disappear!! Perhaps gus Dur had a point when he wanted to have a law for roh halus….

    Sorry folk…. couldn’t help it :D

  2. Arai Says:
    January 18th, 2009 at 6:23 pm

    dikilo-in kali? :D

  3. Adalrico Says:
    January 20th, 2009 at 11:11 pm

    coba tanya sama mas-mas madura saja..

    (just kidding ;p)

  4. Szenovera Says:
    January 24th, 2009 at 12:54 am

    Fakta yang sangat menarik. Membuat kita tertantang untuk mencari informasi lebih lanjut mengenai KRI Irian..Salut

  5. akangckp Says:
    January 24th, 2009 at 2:03 am

    Untuk daya tampung 1200personal saya pikir bisa melacak ke deppen TNI AL…
    kemungkinan besar salahsatu dari 1200personal tersebut saat ini masih mengetahui keberadaaanya / informasinya dengan pasti….

  6. mul Says:
    January 26th, 2009 at 12:26 pm

    Hmm…
    di wikipedia katanya di besi tua kan di taiwan…..?

    Sepertinya ada yang mau main rahasia-rahasiaan nih…
    tapi masak kapal segede itu bisa ilang???

  7. ekawipa Says:
    January 29th, 2009 at 1:57 pm

    wah… mungkin kita tanya sama mas mas yang ada di madura :p
    jangankan butuh waktu 40thn untuk ilang… saya berani taruhan 1 minggu dah ludes…
    coba aja mas mas madura di drop di irak.. bangkai tenk, helicopter, mobil tempur dan lain lain nya habis dalam kurun waktu 2bulan :p
    hauehauheu just kidding… bisa di investigasi nih,, kemana ilangnya…

  8. langitbyru Says:
    January 30th, 2009 at 1:50 pm

    Ilang, dibawa sama amerika
    bersama dengan 8 MiG 21 kita……

  9. ichi Says:
    February 6th, 2009 at 8:52 am

    Kemana ya?… kalo MiG nya sih dijual ke pakistan…

  10. adie Says:
    February 7th, 2009 at 10:06 am

    artikel yang menarik… butuh sebuah riset untuk menjawabnya.. jadi pengen mencari jawabannya jg.. wish me luck.. soal mig, baca artikel “kemana mig 21 kita” diweb gw…

  11. Gideon Says:
    March 5th, 2009 at 1:59 pm

    Ordzhonikidze (????????????) – named after Sergo Ordzhonikidze – built by Admiralty yard

    Leningrad, laid down 1949, launched 17 September 1950, completed 30 June 1952; sold to the

    Indonesian Navy in 1962, recommissioned as KRI Irian in 1963; sold for scrap to Taiwan in

    1972. British frogman Lionel Crabb disappeared in 1956 when secretly inspecting this ship

    for MI6.

    ——

    nasib KRI Irian, ada sumber bilang itu permintaan khusus dari AS pada mr. Suharto
    thx

  12. Vtran Says:
    May 1st, 2009 at 8:24 am

    KRI Irian..

    Msh ada…
    Di suatu tempat di irian

    karna kurangnya biaya persenjataan,
    Saat ini nasibnya terbengkalai. kondisinya 60%.
    Tapi AL masih menyimpannya
    utk Darurat perang.

  13. arsiva Says:
    May 4th, 2009 at 4:54 pm

    kabar KRI irian simpang siur dan tidak jelas karena kuat dugaan hal tersebut dirahasiakan oleh pihak RI mengingat KRI Irian adalah sebuah proyek rahasia yang pernah di kembangkan phak soviet pada waktu itu dan tidak diperjual belikan.

  14. ½DewA Says:
    May 5th, 2009 at 6:32 pm

    Wew KRI Irian dah dilebur bro thats affirmative
    bisa cek informasi ke “Tie Shan Lam Steel co.

  15. Yudhis Says:
    May 6th, 2009 at 7:47 pm

    Gile… gw bangga sm TNI-AL pernah punya penjelajah ringan buatan Soviet!!! seharusnya kita harus mampu membuat light cruiser saat ini. Terhitung persedian teklnologi kita ga jelek2 amat!!

  16. Ocean_Scouts.Hayya Says:
    May 13th, 2009 at 11:08 am

    bener juga toh

    skrng neh kita krisis kapal,smentara tu kri yg kita pnya
    ntah kmn? / di’abaikan

    generasi muda,butuh tu smua,masa dpan bangsa ada d’tangan mrka
    tp

    dlu kita macan asia di prairan tp skrg macan ompng

  17. Ryan Andika Says:
    May 31st, 2009 at 1:14 pm

    Wah TNI AL harus bisa jaga kapal donk , kan ini kapal yg hebat dijamanyan atau mungkin sampai sekarang , sekarang aja masalah ambalat karena krisis kapal kita kalah canggih kapalnya mendingan kapal sejenis korvet harganya 1 triliun ( indonesia punya 3 / 4 ) diganti sama yg lebih keren seperti battleship , destroyer dll

  18. Astrajingga Says:
    May 31st, 2009 at 2:23 pm

    Sekarang jadi KRI Papua kali….?

  19. arek Says:
    June 25th, 2009 at 12:59 am

    spt gak percaya,aneh,misterius,sekaligus bodoh,kenapa sejarah kok dihilangkan,kita mundur dan terbelakang

  20. verdy Says:
    August 20th, 2009 at 4:37 pm

    dikantor gw ada mantan ABK KRI Irian, skrang dia jd supervisi Satpam namanya Pa Husnan, Kt dia KRI Irian pernah digunakan saat terjadi kontoversi dengan Malaysia, KRI ini mengalami kerusakan berat di Pontianak, karena takut tekhnologinya dicuri oleh barat KRI Irian dibalikin ke Uni Sovyet

  21. Fallschirmjager Says:
    August 21st, 2009 at 12:44 pm

    KRI Irian sold & scrapped ke Taiwan.Cuma dalam perjalanan ke Taiwan itu tenggelam.Ada yang bilang di-torpedo sama Soviet karena tidak mau teknologinya dipelajari.Dipikir sendiri aja,Taiwan itu sekutunya siapa,sdg bermusuhan dengan siapa.Nah ketemu kan jawabannya yg logis.

  22. ivan Says:
    August 22nd, 2009 at 4:04 pm

    menurut gw, KRI Irian tidak hilang, berhubung dekat nya orde baru cukup dekat dengan Amerika serikat saat itu, ada suatu rahasia yang mengakibatkan KRI dikirim ke USA untuk di teliti. mungkin salah satu perjanjian penggulinagn kekuasaan orde lama dengan mengirim kapal terbesar di asia tenggara ke USA.. tambah lagi USA pasti tak bisa membaca ke negara lain karna saat itu hanya indonesia yang punya selain USSR.. boleh diteliti tuh,

  23. pebruantoni Says:
    August 27th, 2009 at 11:36 am

    memang seharusnya pemerintah indonesia memberikan kejelasan kepada anak bangsa ini tentang keberadaan kapal perang KRI irian yang hilang begitu saja, dan kita sudah seharusnya melakukan kemandirian agar bangsa ini tidak mengalami ketergantungan dalam bidang militer. saatnya negara ini memberikan kepercayaan yang besar kepada anak bangsa untuk menampilkan hasil terbaik karya anak bangsa di bidang pertahanan keamana dan apasaja. selamat bangsa indonesai. mandiri artinya merdeka.

  24. ardy Says:
    September 3rd, 2009 at 8:55 pm

    Senjata yang benar-benar menggentarkan. Perlukah lagi KRI Irian ke-2 diulang untuk berlayar di perairam ambalat???

  25. ikbal Says:
    September 10th, 2009 at 7:54 am

    saya sebagai anggota KRI TTM 508 turut prihatin dgn keadaan KRI IRIAN yang tdk jelas ini.klo saja indonesia mampu membeli kapal yang sehebat KRI IRIAN mungkin saya orang yang pertama yang akan mengawaki kapal trsebut

  26. dani Says:
    September 10th, 2009 at 12:42 pm

    saya lebih cenderung untuk diminta informasi dengan mantan para ABK KRI IRIAN, dari 1200 personel pasti ada yang tahu rahasia kemana monster laut Irian itu dibawa.

  27. Brahma Putra Says:
    September 10th, 2009 at 2:01 pm

    Menurut saya agar kta tau kebenarn dari KRI IRIAN sebaiknya kita tanyakan kepada Bapak Laksamana Pertama Pada jaman itu, Sya kurang begitu jelas namanya tapi Bapak itu memiliki marga Sitompul, Mungkin sekarang masih menjabat sebagai salah satu Laksamana Angkatan Laut Indoenesia
    ok saya tunggu kabarnya dari tman2 smua.

  28. Rizky Says:
    September 10th, 2009 at 4:40 pm

    Iya Indonesia sekarang menjadi macan ompong dah tua, tapi macan ini masih mempunyai anak yang akan siap menunjukkan taringnya di kancah dunia. So, jangan pesimis, kita2 inilah penerus raungan macan indonesia.

  29. novan Says:
    September 10th, 2009 at 11:12 pm

    ayo maju terus TNI AL lahirkan teris KRI IRIAN yang lain tunjukan kepada dunia bangsa kita bangsa maritim yang besar

  30. gilang panji asmoro Says:
    September 11th, 2009 at 10:35 am

    saya pernah membaca di salah satu majalah luar negri jaman dulu…
    di situ dituliskan bahwa Project 68-bis/kapal Ordzhonikidze/KRI irian tenggelam di perbatasan unisoviet

Pages: [1] 2 »



Your view on “Kemanakah KRI IRIAN?” :


Notify me of followup comments via e-mail.

RSS
RSS feed
Email

Copyright Indonesia Matters 2006-12
Privacy Policy | Terms of Use | Contact