<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Konspirasi Yahudi</title>
	<atom:link href="http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 03:10:33 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
	<item>
		<title>By: FARID F-MAN</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/cp-3/#comment-211995</link>
		<dc:creator>FARID F-MAN</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jan 2012 23:11:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/#comment-211995</guid>
		<description>bismillah....
dari diskusi dan komen yang ada sebelumnya sebenarnya kita sudah bisa meniai sendiri bagaimana kondisi realitas yang ada sekarang di INdonesia dari segi pola pikir anak mudanya.

dan sya cuma mau mengatakan jangan sampai anda menyepelekan &quot;hal2 kecil&quot; yang seperti beberapa orang lakukan. karena faktanya banyak orang jatuh karena tersandung batu yang kecil... bukannya batu besar.

so, hidup ini adalah pilihan, terserah masing2 mau pilih yang mana. tapi yang jelasnya kita sudah menyampaikan sesuatu yang haq. biarlah nanti di kehidupan selanjutnya kita akan melihat siapa yang benar siapa yang salah.

dan ingat kita tak akan selamanya di dunia ini, jadi tunggu dan liat...

wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bismillah&#8230;.<br />
dari diskusi dan komen yang ada sebelumnya sebenarnya kita sudah bisa meniai sendiri bagaimana kondisi realitas yang ada sekarang di INdonesia dari segi pola pikir anak mudanya.</p>
<p>dan sya cuma mau mengatakan jangan sampai anda menyepelekan &#8220;hal2 kecil&#8221; yang seperti beberapa orang lakukan. karena faktanya banyak orang jatuh karena tersandung batu yang kecil&#8230; bukannya batu besar.</p>
<p>so, hidup ini adalah pilihan, terserah masing2 mau pilih yang mana. tapi yang jelasnya kita sudah menyampaikan sesuatu yang haq. biarlah nanti di kehidupan selanjutnya kita akan melihat siapa yang benar siapa yang salah.</p>
<p>dan ingat kita tak akan selamanya di dunia ini, jadi tunggu dan liat&#8230;</p>
<p>wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Made</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/cp-3/#comment-211410</link>
		<dc:creator>Made</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jan 2012 03:08:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/#comment-211410</guid>
		<description>Manusia itu berbeda-beda, tidak bisa disamaratakan, setiap orang memilika hak yg sama, 
hal yang baik utk kita utk gol kita, blm tentu baik utk orang lain utk gol lain,
jgn menyalahkan budaya barat, budaya timur, atau yg lainnya, hendaknya hormati sesama, jangan merasa yg paling hebat,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Manusia itu berbeda-beda, tidak bisa disamaratakan, setiap orang memilika hak yg sama,<br />
hal yang baik utk kita utk gol kita, blm tentu baik utk orang lain utk gol lain,<br />
jgn menyalahkan budaya barat, budaya timur, atau yg lainnya, hendaknya hormati sesama, jangan merasa yg paling hebat,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zahra</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/cp-3/#comment-210792</link>
		<dc:creator>Zahra</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 13:30:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/#comment-210792</guid>
		<description>Maaf sebelumnya, saya hanya anak perempuan 19 tahun yang sebenarnya buta tentang apa itu konspirasi, yahudi, dan semacam-macamnya. Saya muslim, dan berasal dari jawa, dan hidup sebagai mahasiswa biasa. Karena itu, saya cuman ingin mengatakan apa pandangan saya tentang artikel ini serta komen-komen sebelumnya.
Bukannya mau men-jugde suatu agama atau kelompok sebagai yang paling buruk atau paling baik, tapi mari kita lihat kembali sebenarnya apa sih yang &#039;memulai&#039; topik panas ini?
Oke, memang artikel ini adalah berita tentang seseorang, atau sekelompok orang yang menentang valentine. Saya tidak menyanggahnya. Saya setuju. Pertama, mungkin orang-orang itu memang ingin menjaga budayanya. Setahu saya, di bukittinggi memang kental dengan nuansa islami. Kalo semisal kota yang penuh budaya agama islam itu terkena demam budaya asing yang notabene ditolak oleh pemuka agamanya, maka harusnya kita mengerti. Khususnya untuk anda-anda yang sensi dengan penolakan atau vokal mereka tentang penolakan valentine days, coba bayangkan jika kota lahir anda yang sarat dengan budaya asli tiba-tiba terkena wabah budaya asing. Rasanya pasti tidak rela kan? Begitu jugalah yang dialami masyarakat bukittinggi sana, misalnya.
Sekali lagi, saya bukannya ingin menggurui, saya hanya ingin mengingatkan anda-anda saja. Kritik memang dibutuhkan untuk menjadi lebih baik, tapi tidak dengan cara berkata kotor atau menghina suatu kaum. Bagaimana rasanya jika kaum anda yang dihina? Sangat tidak menyenangkan, bukan?
Yang meninggalkan komentar2 sebelumnya pasti bukan anak sd yang baru tahu apa itu cinta monyet, kan? Anda pasti bahkan lebih tua, dan berpengalaman daripada saya. Tapi, mungkin akan lebih baik jika diantara kita yang komentar itu, kalo bisa sih jangan dengan kata kotor atau penghinaan. Mari berpikir positif dan netral. Kalo kata Mama saya, apa yang kita pegang adalah apa yang kita percayai. Walaupun saya diajarkan untuk melihat kaum selain islam sebagai kaum yang menyimpang dari ajaran agama Allah, namun sebisa mungkin saya tidak ingin menggunakan kata-kata kasar dan kotor untuk menyinggung mereka.
Jadi, mari berkomentar dengan bahasa lebih sopan :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf sebelumnya, saya hanya anak perempuan 19 tahun yang sebenarnya buta tentang apa itu konspirasi, yahudi, dan semacam-macamnya. Saya muslim, dan berasal dari jawa, dan hidup sebagai mahasiswa biasa. Karena itu, saya cuman ingin mengatakan apa pandangan saya tentang artikel ini serta komen-komen sebelumnya.<br />
Bukannya mau men-jugde suatu agama atau kelompok sebagai yang paling buruk atau paling baik, tapi mari kita lihat kembali sebenarnya apa sih yang &#8216;memulai&#8217; topik panas ini?<br />
Oke, memang artikel ini adalah berita tentang seseorang, atau sekelompok orang yang menentang valentine. Saya tidak menyanggahnya. Saya setuju. Pertama, mungkin orang-orang itu memang ingin menjaga budayanya. Setahu saya, di bukittinggi memang kental dengan nuansa islami. Kalo semisal kota yang penuh budaya agama islam itu terkena demam budaya asing yang notabene ditolak oleh pemuka agamanya, maka harusnya kita mengerti. Khususnya untuk anda-anda yang sensi dengan penolakan atau vokal mereka tentang penolakan valentine days, coba bayangkan jika kota lahir anda yang sarat dengan budaya asli tiba-tiba terkena wabah budaya asing. Rasanya pasti tidak rela kan? Begitu jugalah yang dialami masyarakat bukittinggi sana, misalnya.<br />
Sekali lagi, saya bukannya ingin menggurui, saya hanya ingin mengingatkan anda-anda saja. Kritik memang dibutuhkan untuk menjadi lebih baik, tapi tidak dengan cara berkata kotor atau menghina suatu kaum. Bagaimana rasanya jika kaum anda yang dihina? Sangat tidak menyenangkan, bukan?<br />
Yang meninggalkan komentar2 sebelumnya pasti bukan anak sd yang baru tahu apa itu cinta monyet, kan? Anda pasti bahkan lebih tua, dan berpengalaman daripada saya. Tapi, mungkin akan lebih baik jika diantara kita yang komentar itu, kalo bisa sih jangan dengan kata kotor atau penghinaan. Mari berpikir positif dan netral. Kalo kata Mama saya, apa yang kita pegang adalah apa yang kita percayai. Walaupun saya diajarkan untuk melihat kaum selain islam sebagai kaum yang menyimpang dari ajaran agama Allah, namun sebisa mungkin saya tidak ingin menggunakan kata-kata kasar dan kotor untuk menyinggung mereka.<br />
Jadi, mari berkomentar dengan bahasa lebih sopan <img src='http://www.indonesiamatters.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Oigal</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/cp-3/#comment-207648</link>
		<dc:creator>Oigal</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2011 03:55:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/#comment-207648</guid>
		<description>Nutty fruitloops transcends culture n language again</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nutty fruitloops transcends culture n language again</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Hafizh</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/cp-3/#comment-207642</link>
		<dc:creator>Abu Hafizh</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2011 16:11:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/#comment-207642</guid>
		<description>untuk teman2 yang lagi mempertahankan argumennya. barangkali perlu untuk membaca dengan hati yang tenang dan pikiran yang jernih terhadap apa yang saya tulis dibawah ini. mudah-mudahan ini menjadi pencerahan ilmu dan penumbuhan sikap kehati-hatian kita untuk tidak bermudah-mudah menuruti hawa nafsu. mari kita menjadi orang yang berkualitas: BERPIKIR DULU BARU BERKATA DAN BERTINDAK.



VALENTINE ITU SYIRIK LHO…

Valentine’s Day memang selalu bikin heboh remaja. Gimana nggak heboh, pada hari itu, semua orang khususnya yang berpredikat remaja merasa “diwajibkan” untuk memberikan perhatian yang lebih terhadap orang-orang yang dikasihinya. Pada hari itu, semua orang di seluruh dunia merasa terpanggil untuk menumpahkan kasih sayangnya (wuih…ember kali ya….).
Padahal yang terjadi sebenarnya adalah ajang obral syahwat yang sangat liar and menjijikkan. Nah, friends…itulah fakta dari tahun ke tahun. Budaya bejat bin maksiat yang seolah sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan remaja itu terus berlangsung sampai saat ini. Dan tidak menutup kemungkinan akan mendarah-daging dalam kehidupan remaja dan generasi yang akan datang jika tidak segera diubah dan diinformasikan.

Valentine adalah pesta remaja se-dunia.
Sedunia? That’s right, friends. Karena yang melakukan tidak cuma kamu-kamu and genk kamu aja disini, but, pesta itu sudah menjadi trademark seluruh dunia. Menjelang tanggal 14 Februari, semua remaja di seluruh dunia dibuat sibuk karenanya. Segala perlengkapan pesta mulai disiapkan, dari mulai balon, pita warna-warni, baju spesial, minyak wangi…and so on, tidak ketinggalan kado istimewa buat kekasih pujaan hati (Rasulullah saw., menyebutnya pasangan zina).
Dan kamu pun pasti sudah sangat understand bahwa pelaksanaan pesta “Kasih Sayang” itu akan berubah menjadi ajang gaul yang liar dan bebas sebebas-bebasnya, layaknya binatang. Gimana nggak bebas, cowok-cewek pada kumpul jadi satu, and mudah ditebak pasti yang terjadi adalah ajang obral dan pamer syahwat rendah. Karena memang hari Valentine itu yang menjadi tujuan utamanya adalah zina dengan bebas. Kamu tau gak?
Guys…lo mesti tau, kalo Valentine’s Day itu sesungguhnya punya latar belakang yang sangat bertentangan dengan Islam yang kamu anut. Why? Karena hari itu diambil dari nama seorang pendeta Kristen yang mati digantung oleh Claudius II Ghoticus, Raja Romawi pada saat itu. Bahkan, dalam versi lain disebutkan bahwa pada awalnya orang-orang Romawi Kuno yang pada saat itu menganut agama Pagan (penyembah api dan dewa-dewa), menyebutnya dengan hari Lupercalia.
Peringatan hari Lupercalia ini sebagai penghormatan terhadap Juno (Dewa Wanita dan Perkawinan) serta Pan (Dewa Ketampanan), yang mereka percayai melakukan perselingkuhan atas dasar kasih sayang. Acaranya? Laki-laki dan perempuan berkumpul, lalu saling memilih pasangannya lewat kado yang telah dikumpulkan dan diberi tanda sebelumnya. And then, what next? Pesta pora sampai larut malam…and after that….dimulailah zina bebas tanpa batas dan malu.

Valentine’s Day: Topeng Buruk Model Gaul Remaja
Budaya menyesatkan ini memang menyimpan bara api yang siap disemburkan dan membakar kamu-kamu. Ibarat diamnya gunung berapi. Sangat berbahaya. Terutama bagi generasi muda macam kamu yang masih labil dan (katanya sih) sedang dalam pencarian jati diri, lebih sering mudah tergoda dengan setiap arus perubahan yang ada tanpa mau tahu kalo yang diikuti itu sangat bertentangan dengan Islam yang mulia.
Kamu buka deh al-Qur’an di surat al-Isra’: 36. Allah yang Maha Sempurna berfirman: “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya”.
Apalagi kalo kamu mau merenung dan meneliti dengan kemampuan akal kamu yang bersih, kamu pasti menemukan sebuah jawaban yang nggak bisa dibantah bahwa perayaan Valentine’s itu sesungguhnya bukan berasal dari aqidah dan ibadah Islam, tapi berasal dari aqidah dan ibadah agama lain yang memang mereka sendiri pun telah mengakui kerusakan dan kesesatan agama mereka.
“Dan sesungguhnya jika kamu mendatangkan kepada orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Alkitab (Taurat dan Injil), semua ayat (keterangan), mereka tidak akan mengikuti kiblatmu, dan kamupun tidak akan mengikuti kiblat mereka, dan sebahagian merekapun tidak akan mengikuti kiblat sebahagian yang lain. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu -kalau begitu- termasuk golongan orang-orang yang zhalim”. (QS. al-Baqarah: 145).
So, what we do? Nah, kamu perlu gaul dan mengakrabkan diri dengan Islam dan hukum-hukum yang ada dalam Islam. Termasuk dalam hal ini adalah harus tahu dulu terhadap apa yang kamu lakukan, apakah sesuai dengan Islam atau tidak. Mudah kan?
Dan Valentine’s Day memang sengaja digelar untuk mencuci otak generasi muda Islam, dengan dibungkus kemodernan dan perilaku manusia modern. Paling tidak, kalopun kamu tidak merayakannya, setidaknya kamu adem ayem aja dengan pergaulan bebas antara lawan jenis yang memang tidak halal bagi kamu, lalu akhirnya kamu malah menjadikannya hal yang wajar bahkan trademark yang tidak bisa diganggu.

Budaya Sampah
Dalam sebuah haditsnya, Rasulullah saw., bersabda: “Tidak akan terjadi kiamat sebelum umatku menerima (mengikuti) apa-apa yang dilakukan oleh bangsa-bangsa terdahulu, selangkah demi selangkah, sehasta demi sehasta, sampai-sampai mereka masuk ke lubang biawak pun pasti akan diikuti juga”. Lalu para sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, apakah yang engkau maksud Yahudi dan Nasrani?” (dalam riwayat lain disebutkan bangsa Romawi dan Persia). Rasulullah saw., menjawab: “Siapa lagi kalau bukan mereka!”  (HR. Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah).
Nah, kamu yang mengaku remaja Muslim yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, tentu kamu tidak layak dan tercela jika kamu masih saja mau mengikuti dan merayakan hari Valentine’s yang jelas-jelas merupakan produk Barat yang kafir.
Valentine’s Day hanya sebuah sarana dari sekian banyak sarana tipu-daya kaum kafir yang mereka tidak akan pernah senang dengan umat Islam ini. Dan sedihnya kan, friends…ternyata Valentine’s Day ini telah memakan banyak korban, terutama remaja Muslim seperti kamu. Sungguh kamu telah tertipu dibalik gemerlapnya perayaan yang sarat kemusyrikan dan kemaksiatan ini. Valentine’s Day sungguh telah menikam dan membunuh akal sehat dan kebersihan hati kamu, sehingga banyak diantara kamu yang tidak mau mendengar dan mengerti dengan peringatan akan bahayanya hari itu.
Guys…sungguh, aku tidak rela kamu menjadi budak budaya sesat kaum kafir.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk teman2 yang lagi mempertahankan argumennya. barangkali perlu untuk membaca dengan hati yang tenang dan pikiran yang jernih terhadap apa yang saya tulis dibawah ini. mudah-mudahan ini menjadi pencerahan ilmu dan penumbuhan sikap kehati-hatian kita untuk tidak bermudah-mudah menuruti hawa nafsu. mari kita menjadi orang yang berkualitas: BERPIKIR DULU BARU BERKATA DAN BERTINDAK.</p>
<p>VALENTINE ITU SYIRIK LHO…</p>
<p>Valentine’s Day memang selalu bikin heboh remaja. Gimana nggak heboh, pada hari itu, semua orang khususnya yang berpredikat remaja merasa “diwajibkan” untuk memberikan perhatian yang lebih terhadap orang-orang yang dikasihinya. Pada hari itu, semua orang di seluruh dunia merasa terpanggil untuk menumpahkan kasih sayangnya (wuih…ember kali ya….).<br />
Padahal yang terjadi sebenarnya adalah ajang obral syahwat yang sangat liar and menjijikkan. Nah, friends…itulah fakta dari tahun ke tahun. Budaya bejat bin maksiat yang seolah sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan remaja itu terus berlangsung sampai saat ini. Dan tidak menutup kemungkinan akan mendarah-daging dalam kehidupan remaja dan generasi yang akan datang jika tidak segera diubah dan diinformasikan.</p>
<p>Valentine adalah pesta remaja se-dunia.<br />
Sedunia? That’s right, friends. Karena yang melakukan tidak cuma kamu-kamu and genk kamu aja disini, but, pesta itu sudah menjadi trademark seluruh dunia. Menjelang tanggal 14 Februari, semua remaja di seluruh dunia dibuat sibuk karenanya. Segala perlengkapan pesta mulai disiapkan, dari mulai balon, pita warna-warni, baju spesial, minyak wangi…and so on, tidak ketinggalan kado istimewa buat kekasih pujaan hati (Rasulullah saw., menyebutnya pasangan zina).<br />
Dan kamu pun pasti sudah sangat understand bahwa pelaksanaan pesta “Kasih Sayang” itu akan berubah menjadi ajang gaul yang liar dan bebas sebebas-bebasnya, layaknya binatang. Gimana nggak bebas, cowok-cewek pada kumpul jadi satu, and mudah ditebak pasti yang terjadi adalah ajang obral dan pamer syahwat rendah. Karena memang hari Valentine itu yang menjadi tujuan utamanya adalah zina dengan bebas. Kamu tau gak?<br />
Guys…lo mesti tau, kalo Valentine’s Day itu sesungguhnya punya latar belakang yang sangat bertentangan dengan Islam yang kamu anut. Why? Karena hari itu diambil dari nama seorang pendeta Kristen yang mati digantung oleh Claudius II Ghoticus, Raja Romawi pada saat itu. Bahkan, dalam versi lain disebutkan bahwa pada awalnya orang-orang Romawi Kuno yang pada saat itu menganut agama Pagan (penyembah api dan dewa-dewa), menyebutnya dengan hari Lupercalia.<br />
Peringatan hari Lupercalia ini sebagai penghormatan terhadap Juno (Dewa Wanita dan Perkawinan) serta Pan (Dewa Ketampanan), yang mereka percayai melakukan perselingkuhan atas dasar kasih sayang. Acaranya? Laki-laki dan perempuan berkumpul, lalu saling memilih pasangannya lewat kado yang telah dikumpulkan dan diberi tanda sebelumnya. And then, what next? Pesta pora sampai larut malam…and after that….dimulailah zina bebas tanpa batas dan malu.</p>
<p>Valentine’s Day: Topeng Buruk Model Gaul Remaja<br />
Budaya menyesatkan ini memang menyimpan bara api yang siap disemburkan dan membakar kamu-kamu. Ibarat diamnya gunung berapi. Sangat berbahaya. Terutama bagi generasi muda macam kamu yang masih labil dan (katanya sih) sedang dalam pencarian jati diri, lebih sering mudah tergoda dengan setiap arus perubahan yang ada tanpa mau tahu kalo yang diikuti itu sangat bertentangan dengan Islam yang mulia.<br />
Kamu buka deh al-Qur’an di surat al-Isra’: 36. Allah yang Maha Sempurna berfirman: “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya”.<br />
Apalagi kalo kamu mau merenung dan meneliti dengan kemampuan akal kamu yang bersih, kamu pasti menemukan sebuah jawaban yang nggak bisa dibantah bahwa perayaan Valentine’s itu sesungguhnya bukan berasal dari aqidah dan ibadah Islam, tapi berasal dari aqidah dan ibadah agama lain yang memang mereka sendiri pun telah mengakui kerusakan dan kesesatan agama mereka.<br />
“Dan sesungguhnya jika kamu mendatangkan kepada orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Alkitab (Taurat dan Injil), semua ayat (keterangan), mereka tidak akan mengikuti kiblatmu, dan kamupun tidak akan mengikuti kiblat mereka, dan sebahagian merekapun tidak akan mengikuti kiblat sebahagian yang lain. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu -kalau begitu- termasuk golongan orang-orang yang zhalim”. (QS. al-Baqarah: 145).<br />
So, what we do? Nah, kamu perlu gaul dan mengakrabkan diri dengan Islam dan hukum-hukum yang ada dalam Islam. Termasuk dalam hal ini adalah harus tahu dulu terhadap apa yang kamu lakukan, apakah sesuai dengan Islam atau tidak. Mudah kan?<br />
Dan Valentine’s Day memang sengaja digelar untuk mencuci otak generasi muda Islam, dengan dibungkus kemodernan dan perilaku manusia modern. Paling tidak, kalopun kamu tidak merayakannya, setidaknya kamu adem ayem aja dengan pergaulan bebas antara lawan jenis yang memang tidak halal bagi kamu, lalu akhirnya kamu malah menjadikannya hal yang wajar bahkan trademark yang tidak bisa diganggu.</p>
<p>Budaya Sampah<br />
Dalam sebuah haditsnya, Rasulullah saw., bersabda: “Tidak akan terjadi kiamat sebelum umatku menerima (mengikuti) apa-apa yang dilakukan oleh bangsa-bangsa terdahulu, selangkah demi selangkah, sehasta demi sehasta, sampai-sampai mereka masuk ke lubang biawak pun pasti akan diikuti juga”. Lalu para sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, apakah yang engkau maksud Yahudi dan Nasrani?” (dalam riwayat lain disebutkan bangsa Romawi dan Persia). Rasulullah saw., menjawab: “Siapa lagi kalau bukan mereka!”  (HR. Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah).<br />
Nah, kamu yang mengaku remaja Muslim yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, tentu kamu tidak layak dan tercela jika kamu masih saja mau mengikuti dan merayakan hari Valentine’s yang jelas-jelas merupakan produk Barat yang kafir.<br />
Valentine’s Day hanya sebuah sarana dari sekian banyak sarana tipu-daya kaum kafir yang mereka tidak akan pernah senang dengan umat Islam ini. Dan sedihnya kan, friends…ternyata Valentine’s Day ini telah memakan banyak korban, terutama remaja Muslim seperti kamu. Sungguh kamu telah tertipu dibalik gemerlapnya perayaan yang sarat kemusyrikan dan kemaksiatan ini. Valentine’s Day sungguh telah menikam dan membunuh akal sehat dan kebersihan hati kamu, sehingga banyak diantara kamu yang tidak mau mendengar dan mengerti dengan peringatan akan bahayanya hari itu.<br />
Guys…sungguh, aku tidak rela kamu menjadi budak budaya sesat kaum kafir.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: za</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/cp-2/#comment-206524</link>
		<dc:creator>za</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2011 02:54:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/#comment-206524</guid>
		<description>saya hanya mau mengingatkan, lihat dulu semua persoalan sebelum nerocos tak karuan. ada yang seperti itu tapi tak semua. budaya kita tetap budaya melayu, yang memang lebih dekat dengan Islam. di arab sendiri budaya aslinya adalah budaya jahiliyah. setelah datang Islam, budaya2 tersebut dihilangkan kecuali dua, yaitu memberi makan orang haji dan menghormati tamu, karena hanya itu yang sesuai. mengapa masih banyak budaya asli dilestarikan, karena tidak melenceng dari Islam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya hanya mau mengingatkan, lihat dulu semua persoalan sebelum nerocos tak karuan. ada yang seperti itu tapi tak semua. budaya kita tetap budaya melayu, yang memang lebih dekat dengan Islam. di arab sendiri budaya aslinya adalah budaya jahiliyah. setelah datang Islam, budaya2 tersebut dihilangkan kecuali dua, yaitu memberi makan orang haji dan menghormati tamu, karena hanya itu yang sesuai. mengapa masih banyak budaya asli dilestarikan, karena tidak melenceng dari Islam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ila</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/cp-2/#comment-206271</link>
		<dc:creator>ila</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2011 11:01:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/#comment-206271</guid>
		<description>biarkan merka berkata ap..
tentang baik buruknya valentine days

yang penting berbuat baik dan bnar aj..
dan liat siapa yang akan tersenyum di akhir jaman..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>biarkan merka berkata ap..<br />
tentang baik buruknya valentine days</p>
<p>yang penting berbuat baik dan bnar aj..<br />
dan liat siapa yang akan tersenyum di akhir jaman..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: diego</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/cp-2/#comment-205377</link>
		<dc:creator>diego</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Feb 2011 02:56:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/#comment-205377</guid>
		<description>@Lord:

bodo amat, loe aja deh silakan berantem antar nasrani, yahudi, islam. Aneh, orang indonesia koq ngerasa kayak orang semit.

Gw mah sebagai orang indonesia, hindu / buddha, gak urusan ama konflik tolol buatan2 orang2 semit itu.

Elu ke timur tengah aja sono gih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Lord:</p>
<p>bodo amat, loe aja deh silakan berantem antar nasrani, yahudi, islam. Aneh, orang indonesia koq ngerasa kayak orang semit.</p>
<p>Gw mah sebagai orang indonesia, hindu / buddha, gak urusan ama konflik tolol buatan2 orang2 semit itu.</p>
<p>Elu ke timur tengah aja sono gih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lord</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/cp-2/#comment-205376</link>
		<dc:creator>Lord</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Feb 2011 02:06:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/#comment-205376</guid>
		<description>Konspirasi yahudi itu nyata, dan orang2 bodoh lah yang tidak mengetahui ini, sampai tiba waktunya baru kalian menyadari nya
Yahudi adalah musuh bersama baik muslim maupun nasrani............</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Konspirasi yahudi itu nyata, dan orang2 bodoh lah yang tidak mengetahui ini, sampai tiba waktunya baru kalian menyadari nya<br />
Yahudi adalah musuh bersama baik muslim maupun nasrani&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: SS</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/cp-2/#comment-205109</link>
		<dc:creator>SS</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Feb 2011 00:04:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1612/konspirasi-yahudi/#comment-205109</guid>
		<description>for diego : &quot;Syaitan saja masih lebih baik dari anda, karena dia masih mengakui Tuhannya&quot; .....wkwkwkwwkwkw diego kena deh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>for diego : &#8220;Syaitan saja masih lebih baik dari anda, karena dia masih mengakui Tuhannya&#8221; &#8230;..wkwkwkwwkwkw diego kena deh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

