Konspirasi Yahudi

Feb 16th, 2008, in Id, by

Hari Valentine dan hubungannya dengan persekutuan Yahudi.

Sumatra Barat

Ketua I MUI Sumatra Barat Buya Mas’oed Abidin mengeluh pada tanggal 12 Februari bahwa perayaan Hari Valentine adalah bukti kalau Indonesia semakin lama semakin tunduk akan budaya global asing:

Kegemaran tersebut perlu segera dihentikan, karena hal itu tidak cocok dengan budaya kita.

Dalam laporan asal Republika juga ada singgungan bahwa Hari Valentine, dirayakan oleh kaum muda diseluruh dunia, adalah persekongkolan Yahudi-kapitalis. Walaupun begitu, tidak jelas apakah tanggapan ini merupakan pernyataan redaktur atau pendapat Buya Mas’oed Abidin sendiri.

Buya Mas’oed Abidin kemudian berujar:

Seharusnya ninik mamak, para pendidik, mubalig dan ormas Islam perlu segera menyerukan dan mengimbau generasi muda tidak membudayakan Valentine Day itu.

Usaha untuk mengentikan perayaan Hari Valentine sangatlah penting, karena semua bencana alam yang telah diderita Indonesia baru-baru ini, seperti banjir, tsunami, dan gempa, katanya. Nampaknya ia juga memberi kesan bahwa kenaikan harga bahan makanan pokok juga terkait dengan masalah ini.

Sebagai jawaban, beliau mengusulkan pemerintah negara menjadikan Hari Sumpah Pemuda di tanggal 28 Oktober sebagai hari kasih sayang untuk menggantikan Hari Valentine, karena para tokoh 1928 tersebut memiliki banyak cinta terhadap Indonesia.

Sementara itu di Bukittinggi, Sumatra Barat, Wakil Wali Kota Ismet Azis menyatakan pada tanggal 13 Februari bahwa merayakan Hari Valentine merupakan pelanggaran huku, jika mengusut pada Peraturan Daerah tentang Pemberantasan Maksiat:

Itu bukan budaya kita, dan Valentin Day ini dekat dengan maksiat, maaf saja, di acara ini biasanya ada yang berpelukan, berciuman, itu kan maksiat.

Seratus satuan polisi pamong praja kan berkeliaran di jalanan Bukittingi mencari pasangan yang berjalan bersama. Mereka juga akan merazia hotel-hotel.

Rumah makan dan hotel juga dilarang mengadakan acara-acara yang berhubungan dengan Hari Valentine.

Pemerintah kota telah menghimbau sekolah-sekolah untuk memasukkan pelajarnya ke mesjid di tanggal 14 Februari, dan memberitahu para ustadz agar menyiapkan ceramah khusus untuk para remaja Bukittinggi.

Ismet Azis kemudian menyatakan perayaan Tahun Baru juga akan diberhentikan karena kemapuannya untuk mendorong orang berbuat dosa. Bukittingi dikenal sebagai tujuan wisatawan, namun:

Jadi biarlah Bukittinggi ini sepi tanpa wisatawan dari pada banyak maksiat.

Sumatra Utara

Rekan imbangan Buya Mas’oed Abidin di Sumatra Utara, Abdullah Syah, menyatakan pada tanggal 13 Februari bahwa MUI memutuskan kalau merayakan Hari Valentine adalah haram untuk masyarakat Muslim di propinsi tersebut.

Merayakan hari yang juga disebut sebagai ‘hari kasih sayang’ itu bertentangan dengan ajaran Islam.

Ia juga mengatakan Hari Valentine adalah hasil budaya asing, dan karena itu amat terlarang.

Artikel ini diterjemahkan oleh Hannah Mulders dari versi bahasa Inggris – Jewish Conspiracy.


67 Comments on “Konspirasi Yahudi”

  1. avatar Mulyana Ilham says:

    Saya setuju dengan Black Zanza. Seharusnya Indonesia Matters lebih berhati hati dalam mencantumkan tulisan yang akan diangkat untuk menjadi bahan diskusi. Harus memilih milih artikel yang akan di cantumkan. Artikel ini terlalu memberatkan argumen di nuansa islam dan mencoba menebarkan benih kebencian kepada pemeluk agama lain. Mereka itu juga orang beragama. Seharusnya Indonesia menghormati dan menjamin kebebasan setiap pemeluk agama rakyatnya.

  2. avatar Yehuda Laknatullah says:

    Memang Euphoria Valentine ini sudah bergema dari zaman sejak dulu. Sebenarnya Valentine ini pada awalnya sangat ditentang juga oleh pihak Gereja Kristiani. Karena memang Valentine ini bukan berasal dari kaum Kristiani.

    Kalo sy indikasi kan Valentine ini berasal dari kaum Zionist-Yahudi, yang mencoba memcampur adukan ajaran kristiani dengan bangsa Pagan (yang menyembah berhala). Karena memang kaum Zionis banyak menggunakan simbol2 kaum Pagan, seperti Dewa dan gambar dalam pengajarannya.

    Untuk temen2 yang ahli sejarah mungkin bisa lebih gamblang menjelaskan disini.

    Untuk mereka yang belum mengerti:

    Umat Islam memang tidak dipebolehkan untuk menjalankan ajaran AGAMA lain, apalagi kaum Pagan yang menyembah berhala. Jadi ulama2 dalam Islam, berusaha melindungi umat Islam (yang merupakan umat yang terbanyak kuantitasnya di negeri ini) dari ajaran2 yang bukan berasal dari Islam. Karena umat islam jika melaksanakan ajaran agama lain, maka apa yang dilakukannya tersebut akan sia2 (tidak akan mendapatkan balasan dari Allah, ato malah mendapat cobaan).

    Oleh karena itu sudah sepatutnya kalian yang bukan muslim tidak perlu khawatir. Karena larangan itu bukan untuk kalian yang non-Muslim. Untuk yang non-Muslim silakan saja kalo kalian mao merayakan Valentine. Tapi saya minta tidak mengadakan advokasi, ajakan, iklan kepada yang muslim. Kalo kalian melakukan hal tersebut, ya kalian salah.

    For Rob:

    U said: Melanggar orang saling memberi kartu dan coklat karena itu dianggap konspirasi Yahudi atau pemberantasan korupsi, memperbaiki institusi pemerintahan dan masyarakat yang dihancur selama 32 tahun dibawa tangan besi Si Diktator Soeharto, dan penegakkan hukum yang adil?

    Ini adalah satu kasus lagi dimana aku bisa sebut…”capek deh!”

    Itu dia Rob, memang dirimu tidak usah memikirkan apa yang dibuat oleh ulama Islam. Kalo kamu masih memikirkan hal itu, bukan tidak mungkin kamu akan bener2 “CAPEK DEH” ato malah kalo kamu terus memikirkan problematika umat Islam bukan tidak mungkin kamu akan “MATI AJA LO”.

    Makanya Rob, aku saranin kamu ga usah mikirin hal2 yang sedang diperbaiki oleh umat Islam, karena kamu khan bukan muslim. Kalau kamu sudah memeluk agama Islam, barulah kamu boleh memikirkan hal ini. Kamu tidak usah mencampuri apa yang bukan urusanmu Rob. Kalau berkomentar sih silahkan aja. Tapi percuma Rob, wacana kamu tidak akan didengar.

    For Nekad:
    U said: Bisa nggak sih mikir positif dan membangun?

    Justru bagi umat Islam, pelarangan ini adalah salah satu pemikiran positif dari ulama untuk menghilangkan problem (yang dibuat oleh kalian umat Zionis-Yahudi) dari umat muslim itu sendiri. Umat Islam sangat memperhatikan hal2 detail. Ya seperti kasus Valentine ini.

    Makin banyaknya orang yang memakai janggut dan bersorban dan berjilbab itu menunjukkan niat orang untuk belajar Islam lebih dalam meningkat. Janggut dan jilbab bukan hanya sekadar simbol mas”Nekad”. Dulu sebelum Islam ada di Arab, kewajiban untuk berjilbab dan bersorban serta janggut belum ada. Jadi tidak bisa dikatakan muslim yang di Indonesia tunduk kepada budaya Arab.

    Jadi intinya dalam Islam, yang pada awalnya diturunkan di jazirah Arab, diwajibkan untuk para wanitanya untuk memakai Jilbab. Dan laki2nya dianjurkan untuk memelihara janggut. Mungkin mas nekad belum pernah melihat NINJA beneran kali yah. Aku kasih tau nih mas, kalo ninja itu ga semuanya pake baju tertutup. Hanya waktu combat aja mereka pake baju kayak begitu. Trus ninja itu yang keliatan hanya matanya. Nah kalo wanita muslim yang pake jilbab itu khan masih terlihat mukanya. Memang ada beberapa juga yang memutuskan memakai cadar, tapi itu juga mereka menjulurkan kainnya sepanjang lututnya. Jadi mas kalau mo komen harus punya bukti dulu, kalo tidak mau dicap sebagai PEMBOHONG, seperti mr. Nunusaku. Saya rasa tidak ada ninja seperti wanita muslim yang berjilbab dan bercadar.

    Betul memang maksiat bisa menimbulkan bencana. Karena Allah dalam Islam menyuruh untuk meninggalkan maksiat. Saya tanya sama anda , kalo anak anda yang sudah dewasa tidak nurut sama perintah anda, kira2 apa yang anda akan lakukan. Pasti anda akan memarahinya khan. Sama seperti anda jika anda melanggar perintah Tuhan anda. Pasti anda akan diberikan hukumannya. Kalo anda marah sama anak anda paling anda hanya memukulnya. Tapi kalo Tuhan anda marah, kira2 apa ya yang bisa terjadi sama anda. Coba pikir sendiri. Kalo anda masih tidak percaya juga maksiat bisa menimbulkan bencana, Ya terserah anda.

    FOr Tomaculum:

    Shalat, dan Idul Adha adalah kewajiban umat Muslim sdr. Tomaculum. Jadi bukan budaya arab. Mungkin anda berfikir karena Islam awalnya berasal dari Jazirah arab, maka semua yang berasal dari Islam anda klaim sebagai budaya Arab. Pemikiran anda salah. Saya maklum, karena anda belum paham. Jadi Islam yang turun di Arab, mewajibkan umatnya untuk melaksanakan shalat dan shalat Idul Adha. Sama seperti agama Kristen yang melakukan ritual keagamaannya. Anda tidak bisa bilang itu (ritual agama Kristen) juga budaya Arab dong. Ya khan. Jadi konsep pemikiran anda yang salah.

    For Mbak Rima:

    Wah mbak, anda harus belajar banyak nih tentang Islam. Sepertinya anda mengemukakan suatu hal tanpa ada dasarnya. Hati2 nanti anda dicap PEMBOHONG juga lho mbak sama tmen2 di forum ini.

    For Mba Tata:

    Anda sepertinya juga salah persepsi tentang himbauan ulama islam di posting ini. Memang ulama Islam tersbut hanya melarang umat Muslim. Jadi memang kami sedang “mengeluarkan balok” yang ada di mata kami mba. Karena memang “balok” ini berasal dari kotoran yang ada diluar yang haram untuk dijalankan.

    Rekan imbangan Buya Mas’oed Abidin di Sumatra Utara, Abdullah Syah, menyatakan pada tanggal 13 Februari bahwa MUI memutuskan kalau merayakan Hari Valentine adalah haram untuk masyarakat Muslim di propinsi tersebut.

    Umat muslim tidak pernah mengajak “orang laen” untuk mengeluarkan “balok” yang ada dimata kami. Jadi anda khan umat Kristiani. Kalo anda mau mengikuti Valentine, ya itu terserah anda. Makanya anda kalau baca artikel ini diteliti dulu dengan seksama, baru komen. Khan lebih enak kalo gitu. Oke yah mba tata. Jadi kalo anda ngomongnya nyambung khan baru keliatan cantiknya. (Tau deh ini bener apa ga, Jangan2 salah satu pembohong lagi nih di forum indonesia matters). Betul kata Charlito, anda murahan sekali.

    Individualis masih lebih bagus dari pada mengurangi hak2 orla dengan maksud memberantas kemaksiatan pun tetap aja itu mengurangi hak dan kebebasan orang lain.
    Kafe2, warung remang2, PSK2 miskin di gelandang, kalo selama kalian bukan petugas tetap aja kegiatan anda salah alamat. Ingat di negara ini ada otoritas2 legal yg sudah diberi tugas mengatur semuanya. Dan itu bukan otoritas kalian.

    Sepertinya anda tidak pernah nonton BUSER, SERGAP dan acara tentang kejahatan di tv. Kafe2 sering dipakai untuk transaksi narkoba, warung remang2 sering dipakai untuk praktek asusila. Sepertinya anda juga tidak pernah menonton acara kesehatan tentang virus HIV AIDS. Sudah berapa puluh juta orang di dunia ini yang meninggal dunia akibat AIDS. Entah anda buta atau memang anda pelaku dari maksiat ini, tapi fakta ini sudah ada dari semenjak lama.

    Hidup budaya barat, lbih baik dari ketimuran, mereka punya hati lbh berbudaya, bandingkan negara2 arab/negara perbudakan. Urus diri sendiri, bkin baik diri sendiri tidak urusi orla … itulah budaya paling baik.

    Anda benar2 tidak pernah nonton tv. Coba liat budaya bebas barat. Banyak anak2 lahir dari pasangan ilegal (tidak menikah). Anak2 tersbut akhirnya tidak memiliki pasangan orang tua yang komplit. Dan liat wanita di barat yang sering berganti2 pasangan, jika dia hamil, bagaimana dia yakin yang mana bapak dari anaknya. Apakah anda bisa menentukan yang mana bapaknya?.

    Kalo diliat dari komen2 anda, spertinya anda penganut paham kebebasan dan tidak pernah belajar agama anda. Apakah di Kristen (agama anda) diajarkan untuk bermaksiat?

    For Black Zanza.

    Ur right. I agree with u.

    For Diego:

    Mas Diego, anda itu yang menciptakan adalah Tuhan. Tuhan itu adalah yang berkuasa di seluruh jagad Raya ini. Syaitan yang anda sembah itu juga Tuhan yang menciptakan. Tapi kemudian syaitan itu membangkang, tapi tetap syaitan mengakui bahwa dia diciptakan oleh Tuhan.

    Otak dan hati kita ini terbatas kemampuannya mas. Kalo anda lagi capek apakah bisa anda gunakan? Kalo hati anda dipenuhi sama pikiran2 kotor apakah bisa untuk digunakan? Beda dengan kitab sucinya orang yang beragama. Isinya adalah wahyu Tuhannya yang maha mengetahui, yang maha kuat (tidak pernah letih).

    Memang kalo orang yang hanya mengandalkan otak tanpa bantuan Tuhannya adalah seperti binatang yang hanya mengandalkan insting. Jadi kerjaannya hanya makan, tidur, kawin.

    Malahan kalo menurut saya komen anda yang sangat standar mas. Isinya ga ada. Hanya ngabis2in bandwith aja.

    Syaitan saja masih lebih baik dari anda, karena dia masih mengakui Tuhannya.

    Jadi artikel yang diposting disini adalah tentang urusan umat Muslim. Budaya Valentine ini sangat bertentangan dengan kewajiban2 umat Muslim. Dan ulama di artikel ini juga hanya melarang umat muslim menjalankan budaya Valentine.

    Saya setuju dengan mas M.Ilham. Pemilik Blog Indonesia Matters harusnya bisa lebih hati2 dalam memposting artikel2 yang ada. Kalo sya perhatikan artikel2 di blog anda lebih banyak yang akan membuat orang menyudutkan Islam.

  3. avatar mau tahu says:

    aku ingin menanyakan, kenapa hal itu sangat dipikir buanget. biasa we ngopo… cuma hal itu dipikir stress.. masih banyak hal lain yang perlu dipikirkan.. yo mikirke gemana carane negara kita bisa maju tanpa adanya anarkis tanpa campur tangan pihak luar dan perdamaian semua agama.. dan golongan .. kabeh lah.. kita umat manusia sebenarnya sama…

    o iya.,.. kalian mbok yo… ngasih solusi bagaimana negara kita bisa mbayar utang… nggak usah ngomong doang.. tapi solusi nyata.. dan benar2 bisa dilakukan…

    saya mau tanya setelah Anda menulis ini.,. tujuan Anda apa…?????

    dan kenapa Valentine Day bertentangan dengan agama Islam… bisa jelaskan ini dengan rinci…

    dijawab y.. thx/…. matur nuwun ^_^v peace

  4. avatar PAKUBUWONO III says:

    ISLAM PUNYA MITOS :
    1. BUMI INI AKAN DIWARISKAN UNTUK “ORANG-ORANG BERIMAN”
    2. RAKYAT BUTUH KONTROL AKIDAH YANG SISTEMATIS (KUAT)
    3. NEGARA ISLAM INDONESIA ADALAH KONTROL YANG KUAT UNTUK MENJAGA RAKYATNYA DAN MEMERANGI “IDEOLOGI YAHUDI”

  5. avatar PAKUBUWONO III says:

    apa bedanya bani israil dan bani indonesia ?
    apa persamaan islam dan yahudi?
    bani israel ada yang “islam” dan bani indonesia yg turunan islam ada yang “yahudi”.
    di dunia ini cuma ada 2 pilihan : baik n buruk, laki n perempuan, panas n dingin, hitam n putih, islam n yahudi, malaikat n iblis, surga n neraka.
    silahkan pilih 1 diantaranya dengan begitu anda akan menjadi orang yang SUKSES. sebab jika anda tidak memilih maka anda akan menjadi objek penderita, bajingan, haram jadah.

  6. avatar Mas Merah says:

    Kebodohan dan kejahilan jelas pada manusia-manusia yang masih menidakkan ketentuan dan kebenaran As-sunnah dan Al-Quran. Ingatlah jika sampai ajal kita nanti pasti terjawab di atas semua ini, bagi mereka yang sememangnya sudah digelapkan pintu hati. Sampai kita jumpa dipintu syurga atau neraka. Aku tetap berpegang pada peganganku, Islam itu Addin. Jauhilah aku ya Rabbi, dari Syaitan dan kuncu-kuncunya yang celaka dan penafi kebenaran.

  7. avatar tomaculum says:

    Rupanya tulisan singkat saya dari tgl. 17 Juli 2008 itu kurang dimengerti oleh beberapa rekan di sini.
    Agus:
    Maaf, tapi apakah pergi ke gereja, merayakan natal, membunyikan mercon capgomeh, dan tarian barongsai dsb budaya asli Indonesia?
    memangnya anda menemukan satu kata dalam komentar saya yang mengatakan, bahwa pergi ke gereja, merayakan natal dsb. itu merupakan budaya asli Indonesia? Baca dulu yang betul dalam konteks, dipikirkan dan baru dikomentari.
    Lagipula yang dilarang merayakan budaya asing yang bertentangan dengan ajaran Islam itu cuma umat Islam saja kok, bukan seluruh rakyat Indonesia dari semua agama. Kenapa anda ikutan sewot?
    Saya nggak sewot kok, anda mau apa kek, mau gitu, kek, silakan. Asal menghormati agama dan keprcayaan yang lain. Intensi saya ialah ketidak senangan saya menggunakan istilah-istilah yang nggak cocok dengan faktanya. Apa sih budaya asing itu? Memangnya kalau Valentin’s Day itu budaya asing, lalu Idul Fitri itu budaya asli Indonesia?
    Apa sih budaya asli Indonesia itu?

    Yehuda Laknatullah:
    Shalat, dan Idul Adha adalah kewajiban umat Muslim sdr. Tomaculum. Jadi bukan budaya arab.
    Agama itu merupakan pencerminan dan hasil dari sebuah kebudayaan dan alam tempat kebudayaan itu berada.
    Dan dalam setiap agama, yang merupakan bagian dari sebuah kebudayaan, itu ada kewajiban-kewajiban dan hak-hak, karena agama itu dulu perlu untuk mengatur masyarakat.
    Kalau anda memang cenderung mengikuti agama Islam dan merasa ini sudah yang paling benar dan paling cocok untuk anda, ya silakan. Memang agama Islam sudah diresap oleh kebudayaan Indonesia, tetapi lepas dari itu asalnya dari jazirah Arabia.
    Dan peraturan-peraturan dari sebuah agama yang membuahkan kewajiban-kewajiban dan hak-hak bagi penganutnya (dan mungkin juga bagi yang tidak menganutnya tetapi hidup dalam wilayah agama itu) timbul atau diturunkan berdasarkan kebutuhan di daerah asli/asal agama itu pada kurun waktu timbulnya.
    Anda tidak bisa bilang itu (ritual agama Kristen) juga budaya Arab dong.
    Ya tentu saja nggak, dong. Gimana sih anda ini?
    Kalau ditilik secara mendalam, agama Kristen dan peraturan-peraturannya timbul di Palestina, dan pada dasarnya merupakan sebuah cabang dari pohon yang merupakan pokok kebudayaan setempat. Jadi tidak ada hubungannya dengan kebudayaan Arab. Sebelum abad ke 6, nama Arab hanya merupakan nama geografis untuk daerah yang sekarang dikenal dengan jazirah Arab. Kebudayaan Arab yang kita kenal sekarang ini merupakan kumulasi dari kebudayaan-kebudayaan dari bangsa-bangsa dan suku-suku yang hidup di daerah tersebut dan dipersatukan oleh Islam.
    Sedangkan pada kurun waktu timbulnya agama Kristen, kebudayaan Islam (seperti yang kita kenal sekarang ini) belum ada dan seandainyapun sudah ada, tidak ada hubungannya dengan agama Kristen yang pada dasarnya tumbuh sebagai cabang dari kebudayaan Yahudi.
    Jadi konsep pemikiran anda yang salah.
    Mosok? 🙂
    Anda benar2 tidak pernah nonton tv. Coba liat budaya bebas barat. Banyak anak2 lahir dari pasangan ilegal (tidak menikah). Anak2 tersbut akhirnya tidak memiliki pasangan orang tua yang komplit. Dan liat wanita di barat yang sering berganti2 pasangan, jika dia hamil, bagaimana dia yakin yang mana bapak dari anaknya. Apakah anda bisa menentukan yang mana bapaknya?.
    Saya nggak pernah nonton TV tentang itu, tapi saya mengalaminya sendiri setiap hari, karena saya hidup di Eropa. Anda tahu ada berapa anak Indonesia yang tidak berayah, karena kehidupan “bebas” itu?
    Anda kenal berapa wanita barat yang ganti-ganti pasangan sih? Saya kenal beberapa wanita dan laki-laki Indonesia yang selingkuh dan ganti-ganti pasangan, lho. Tapi saya nggak bilang, bahwa budaya Indonesia itu bejat. Cobalah anda hidup di negara barat beberapa tahun, maka anda akan melihat keragaman moral mereka, seperti juga keragaman moral manusia di Indonesia.
    Kalau masalah menentukan siapa bapak dari seorang anak itu kan jaman sekarang gampang, bung. Masa anda tidak mengikuti perkembangan? 🙂 Masalahnya ialah kebanyakan laki-laki, seperti juga laki-laki di Indonesia, jarang yang mau bertanggung jawab. Jangan menuduh suatu kebudayaan itu bebas atau bejat, lihat dulu lingkungan anda.

  8. avatar Astrajingga says:

    Toma, rajin bener ngeladenin para moralis ini.

    Heran saya, kenapa ya pada menderita inferior-syndrome begini sih orang-orang.

    Dulu dugaan saya karena Indonesia itu negara kepulauan yang dikelilingi laut, jadi agak-agak terisolasi gitu lho. Tapi jaman sekarang kan udah ada internet, masak iya sih masih nggak bisa melihat ‘lebih luas.’

    Biasalah kalau orang hidup di ‘pulau’ sendirian, segala yang dari luar musti kalah bagus dengan yang ada di pulau. Dan juga yang dari luar harus diwaspadai, kerna kebanyakan yang datang adalah ‘bajak laut!’

  9. avatar tomaculum says:

    Yah, Astrajingga,
    saya masih agak idealis dan masih punya harapan senggak-nggaknya menyadarkan mereka, agar coba mengerti maksud tulisan, statement atau kata-kata seseorang sebelum nyelonong beri komentar yang nggak nyambung.
    Tentang inferior syndrome itu, yah, sudah angkat tangan saya.
    Kita memang nggak perlu merasa rendah diri sih. Lihat saja saya, bukan sombong nih, gini-gini sebagai pendatang sekarang punya kedudukan bagus dan prestasi diakui serta dihormati. Biarpun wajah tetap ndeso dan kecoklat-coklatan.
    Kalau di Indonesia, asal nggak sepaham, ya, prestasi sebagaimana pun juga tetap nggak diakui. Menghormati orang lain? …….. Apalagi yang beda warna kulit dan kebudayaannya? Wah, seperti memimpikan bulan jadi sepak bola. 🙂
    Salam.

  10. avatar Bijak says:

    daripada memperdebatkan itu semua, saya tantang sodara-sodara sekalian yang sudah kasih commen untuk mempelajari isi kitab kalian yang jadi pegangan hidup dan komparasikan dengan kitab yang lain. Kitab apa yang terbaik, ga usah diomongin hasilnya. Simpan aja buat kalian sendiri.

  11. avatar Astrajingga says:

    daripada memperdebatkan itu semua, saya tantang sodara-sodara sekalian yang sudah kasih commen untuk mempelajari isi kitab kalian yang jadi pegangan hidup dan komparasikan dengan kitab yang lain. Kitab apa yang terbaik, ga usah diomongin hasilnya. Simpan aja buat kalian sendiri.

    Yah, itu mah nggak asik. Ngapain ada forum diskusi kalo hasilnya buat masing-masing. Justru di forum diskusi semacam ini kita bisa mengetahui, mempelajari dan mengambil hikmah dari pemikiran orang lain.

    Nggak usah ditantang-tantang begitulah, kalau mau belajar kitab suci, ya pelajari aja.

    Tapi, saya, berlawanan dengan usul Bijak, saya justru menyampaikan kepada khalayak di sini, setelah mempelajari berbagai kitab suci, saling membandingkan satu dengan yang lain, maka kesimpulan saya, yang paling bagus adalah…. eng ing eng….

    Tidak ada.

    Sungguh. Kalau diembel-embeli kata “suci”, dan kalau yang ngarang–ngakunya–Tuhan, musti jelek. Bener. Sumpah.

    Yang bagus buatan manusia. Yah, kalo ada kelemahan, namanya juga buatan manusia.

    Justru saya sungguh heran dengan segala kitab yang disebut suci, yang katanya buah karya Tuhan, kok ya jelek amat. Ketinggalan jaman. Kadang bagian-bagian tertentu kasarnya minta ampun. Bagian lain nggak kalah serem sama film Setan Pocong. Bagian laen bertentangan dengan bagian laennya. Udah gitu, ini ‘kan Tuhan yang sama, Tuhan yang itu-itu juga, masak saling mengkafirkan dan merutuki ummat lain, bukan Tuhannya sama-sama aja. Gimana sih, itu kan artinya Tuhan mengutuk dirinya sendiri dalam kitab yang lain.

    Dengan kata lain: Tuhan tidak konsisten.

    Tapi Anda akan bilang, oooh, itu bukan Tuhan yang tidak konsisten. Manusia, dan interpretasi (akal) manusia yang terbataslah yang menyebabkan itu semua.

    Nah itu sama saja dengan mengatakan–seringkali tanpa disadari, “Akal manusialah yang justru menciptakan Tuhan.” Bukan sebaliknya.

    Camkan itu, wahai umat beragama di Indonesia.

    Sebetulnya saya tidak ada punya keberatan apapun dengan agama atau penganut agama manapun, termasuk Yahudi. Cuma saja saya paling sebel dengan orang yang merasa agamanya paling benar dan semua orang harus masuk ke dalam agamanya. Lebih parah lagi kalau cara mendorong orang untuk bersetuju dengan pendapatnya menggunakan kekerasan.

    Kekerasan datang dari lemahnya hati. Sayangnya banyak orang yang suka gagah-gagahan mengira bahwa kekerasan justru adalah bagian dari keteguhan iman.

  12. avatar ammatullah says:

    Yaa…berbicara tentang valentine days…
    Ada yang pro dan kontra.

    Bagi yang kontra dengan valentine days :
    * Seharusnya kita bisa memberitahukan kebenaran dengan cara yang baik. Karena, Islam mengajarkan kita untuk menyampaikan sesuatu dengan cara yang hikmah.
    * Mereka mau menerima atau tidak, itu urusan Allah yang memberi hidayah. Kita hanya sekedar berusaha menyampaikan suatu kebenaran.

    Bagi yang pro dengan valentine days :
    * Sebelum membela, mendukung sesuatu, seharusnya kita bertanya tentang hal tersebut. Coba jawab…
    * Mengapa valentine days dirayakan ?
    * Apa tujuannya bagi kehidupan dunia ? Akhirat ?
    * Apakah hari kasih sayang itu hanya 1 hari saja ? Itu akan mempersempit pola berpikir kita. Bahkan, Islam menyuruh kita untuk selalu menyebar kasih sayang kepada saudara kita. Memaafkan kesalahannya, dll.

    Berbicara tentang konspirasi…
    Konspirasi merupakan sesuatu yang bisa merubah sudut pandang orang mengenai hal-hal yang seharusnya diyakininya…(utamanya umat muslim yang betul-betul harus memegang kuat aqidahnya)
    Kita tidak bisa mengetahui konspirasi tersebut bila kita tidak cermat dan berusaha memprediksi dampak dari hal hal dibalik konspirasi tersebut.

  13. avatar Mulyana says:

    Gila lo semua ya? islam=baik yahudi=jahat putih=baik hitam=jahat orang bule=kaya orang afrika=miskin

    kalian suka sekali nge label orang lain yang kalian tidak kenal, tidak tahu, tidak mau tahu, tidak peduli.

    Berhentilah memberikan komen komen yang dangkal dan bersifat sempit kalian katak dalam tempurung!

    inggris bukan negara islam you ignorant monkey!
    Yahudi itu agama juga, sama sama islam dan kristen. karna ustad kalian bilang orang yahudi itu kafir dan harus di perangi, maka kalian tumbuh menjadi manusia manusia bodoh yang tidak menyadari kalau manusia itu bersaudara. agama itu cuma identitas yang kita anut, tidak lebih dari itu. kalau sampai karena agama manusia saling benci, kenapa tidak kita basmi saja agama di dunia demi tercapainya kedamaian?

    coba bayangkan dunia tanpa agama, tanpa ada ustad2 di mesjid yang mengajak kita memerangi orang yang memeluk agama lain.. (yahudi, nasrani, etc)

    coba bayangkan dunia dimana agama seseorang tidak menjadi bahan permusuhan..

    coba bayangkan dunia tanpa ada kata “kita” atau “mereka”..

    coba bayangkan dunia tanpa ada orang orang seperti diego katak dalam tempurung.

  14. avatar ManganTempe says:

    M. Nur, penafsiran anda mengenai agama sangatlah dangkal, melebih-lebihkan dan tidak berdasar. Pertama, sebagian peserta pengajian adalah orang tua dan ibu-ibu, jadi sangat berlebihan jika mengatakan bom bunuh diri disebabkan oleh pengajian. Kedua, pengajian dapat menjadi sarana silaturahmi, mendalami agama dan menambah wawasan keagamaan. Saya yakin orang yang taat beragama, mempelajari agama dengan baik serta memiliki penafsiran baik terhadap agama justru akan menjauhi jihad dengan cara bom bunuh diri seperti yang anda maksud. Ketiga, dari pernyataan anda seolah-olah orang islam-lah yang bertanggung jawab atas bom-bom penyerang nyawa-nyawa tak bersalah yang akhir-akhir ini mengganggu seantero nusantara bahkan dunia. Anda tahu bahwa pelaku bom tersebut memiliki kaitan khusus dengan Islam kan dari media massa, bukan anda membuktikan sendiri. Media massa juga memiliki kemungkinan besar memanipulasi beritanya. Bisa jadi pelaku bom tersebut justru pihak-pihak yang ingin menyudutkan nama dan orang Islam?! Keempat, bukankah lebih baik seorang anak menemani orang tuanya ikut pengajian ketimbang pergi meninggalkan mereka karena ingin bertemu pacar? Logikanya sederhana sekali. Justru anda-lah orang yang fanatik itu, menyudutkan agama dengan argumen keras yang tidak berdasar dan salah jalan! Singkat kata, anda berargumen membabi buta tanpa dipikir terlebih dahulu!

    Rob, kekuasaan tangan besi Soeharto selama 32 tahun tidak hanya meninggalkan nanah busuk politik. Jangan dipikir begitu. Selama kekuasaannya yang menyengsarakan rakyatnya itu, sumbangsih besar juga tetap diberikan. Jadi bayangkan setelah Orde Baru, Soeharto lengser keprabon. Nah, pada saat itu Indonesia sedang goyah-goyahnya. Tapi pada masa itu banyak sekali kemajuan dan perkembangan di Indonesia tercapai di segala bidang. PKI yang membuat Presiden Soekarno frustasi dan bimbang juga ditumpas Pak Harto dengan bersih tanpa jejak. Makanya kalau anda pikir, kenapa pembunuh bertangan dingin itu dijuluki Bapak Pembangunan, pasti ada kemajuan khusus yang dibuatnya. Coba bayangkan dengan kekuasaan Presiden sekarang yang terlihat tentam dan aman, tetapi rakyat menderita secara tak langsung dan tak ada perkembangan berarti yang dicapai. Jadi kekuasaan Soeharto ibarat ‘Kalau anak laki-laki mau besar harus merasakan sakitnya disunat’. Mengurusi hal-hal kecil seperti Valentine merupakan bagian dari mengurusi hal besar seperti moral masyarakat. Mengatakan ‘cape deh’ memang boleh saja, tetapi bukankah lebih baik mengatasi masalah ketimbang menghadapi masalah dengan ‘cape deh’?

    nekad, berkerudung itu untuk memenuhi aspek religis dan bukan kultural. Maksudnya berkerudung itu bukan bagian dari kebudayaan tertentu tetapi bagian dari persyaratan keagaaman. Jadi kalau anda melihat ada wanita berkerudung dan bercadar, itu bukan karena dia gandrung sama budaya arab tetapi karena menjalankan syari’at mulia Islam. Apakah berpakaian terbuka dan ketat merupakan bagaian dari perintah sebuah agama maupun aspek suatu kebudayaan di tanah air ini? Tidak kan?! Berpakaian serba tertutup dangan cadar dan burqa’tidak ada kaitannya dengan tradisi. Sementara itu, berpakaian terbuka a la orang-orang barat justru bertentangan dengan agama maupun budaya luhur manapun Indonesia! Memang berkerudung dan cadar itu panas, tapi mereka sadar bahwa LEBIH BAIK KEPANASAN DI DUNIA DARIPADA KEPANASAN DI AKHIRAT! Orang yang menggangu pemandangan dengan mengumbar aurat sendiri dan mendaulat kemaksiatan anda biarkan tapi orang yang nyaris tak ada sangkut-pautnya dengan anda dan hanya berusaha menjalankan syari’at agama anda cerca habis-habisan. Apa itu??!!! Betul-betul menandakan adanya Iblis laknatullah dalam cara berpikir manusia kebanyakan. Bukan hanya orang Indonesia yang ‘lebih arab dari orang arab itu sendiri’. Coba lihat Afghanistan. Afghanistan hanya didiami oleh 4 etnik; Pashtun (Mayoritas dan berbasis Taliban), Uzbek, Tajik dan Hazara (Minoritas). Singkat kata tak berkaitan dengan orang arab dari segi geografis maupun sosial. Tapi cara berpakaian wanitanya, yang bahkan bukan kerudung bercadar lagi tapi kain berlubang yang menutupi sekujur wajahnya (saya lupa namanya). Masih mau salahkan orang Indonesia? Orang bercadar juga lebih sering anda temui di Irak atau Iran yang bukan wilayah orang arab tapi kurdi. Makanya, bung jangan berpandangan sempit. Anda masih kalah dengan anak-anak Jerman. Pada tahun 2003, ribuan pelajar dari seantero Jerman berunjuk rasa menentang larangan berkerudung dan bercadar sebagai simbol agama oleh pemerintah Perancis. Kata mereka-mereka yang masih muda ini, berkerudung/cadar adalah bagian dari identitas suatu individu atau masyarakat dan juga merupakan pertanda keragaman kultural dunia dan harus dijaga. Selain itu, berkerudung/bercadar adalah kebebasan dan bagian dari Hak Asasi Manusia. Sementara mereka turun ke Kedubes Perancis dan jalan-jalan, anda duduk di balik komputer dan menentang ‘kultural’ tersebut dengan segala kebusukan di hati dan akal anda!

    Janganlah anda jadi orang yang berpandangan sempit. Definisi perbedaan antara orang arab dengan Orang Islam menurut anda sangat tipis dan nyaris tak ada. Kalau mau lihat orang islam, jangan jadikan orang arab sebagai patokan. Orang-orang Islam non-arab atau al-mawali bahkan lebih merasa bertanggung jawab atas kejayaan agama islam di dunia. Contohnya adalah orang-orang Afghanistan, Pakistan, Turki, Irak, Iran, Lebanon, Syiria, Sudan, Bosnia bahkan Indonesia. Sementara orang-orang Arab duduk ongkang-ongkang kaki mengurusi bisnis mereka, orang-orang Al-Mawali menyalurkan bantuan mereka kepada kaum muslim di Palestina. Mereka merasa bertanggung jawab sebagai saudara seagama. Orang Arab asli juga seagama, tapi kok diam saja? Sementara Ahmadinejad menentang kepemerintahan Amerika Serikat, Raja-raja minyak Saudi Arabia merangkul mesra bala-bala bisnis mereka dari Amerika Serikat membuat kaum muslim eneg. Osama bin Laden saja sampai lebih memilih Afghanistan untuk bersembunyi. Makanya jangan lihat orang Islam sebagai orang arab. Gunakan ilmu yang anda pelajari dan akal sehat anda yang kemungkinan masih berfungsi, bukan perasaan dan ideologi fanatis anda.

    Sola bencana itu, Tuhan menurunkan bencana hanya karena DUA alasan; pertama untuk menghukum suatu kaum alias mengadzab mereka di dunia, yang kedua yaitu menguji suatu kaum dengan cobaan. Jadi, fatal sekali jika mengatakan tingkatan kemaksiatan dilihat dari bencana yang menimpanya. Lihat Palestina yang menderita oleh Israel. Lihat juga Irak yang menderita dengan adanya Gulf War United State’s Sanction. Apakah masih logis berkata bahwa maksiat mengakibatkan bencana?

    Tomaculum yang kritis, pertama Idul Fitri maupun Idul Adha merupakan bagian dari kebudayaan asli Indonesia yang bersifat sakral atau religis setara dengan Galungan-nya orang Hindu sejak seribu tiga ratusan tahun lalu dibawa oleh orang islam.Sementara Valentine bukan budaya asli Indonesia dan baru dianut sebagian masyarakat ketika masa globalisasi awal abad 21. Kedua,perlu anda ketahui, bahwa yang namanya Idul Fitri maupun Idul Adha bukan sebagai bagian dari aspek tradisi Nusantara tetapi sebagai pengisi aspek religis. Jadi, mengurbankan hewan kurban bukan untuk menjalani adat, tetapi melaksanakan perintah agama. Sementara Valentine, apakah bisa dikatakan bagian dari perintah agama maupun kultur tradisional? Ketiga, yang namanya kebudayaan Indonesia tidak mesti berasal dari masyarakatnya sendiri, tetapi hasil asimilasi dengan kebudayaan luar. Contohnya, wayang kulit kini menjadi budaya Indonesia asli yang paling luhur, berharga dan bermanfaat. Mereka-mereka yang yang menjadi dalang wayang kulit dikenal oleh masyarakat sebagai sosok pendidik setara guru yang bersifat sangat dewasa, berpikir murni dengan hati nuraninya serta mampu mengahadapi segala situasi dengan tenang terkendali. Ini menandakan betapa luhurnya kebudayaan wayang kulit itu. Tapi kalau ditinjau dari sejarahnya, wayang kulit nyaris tak ada kaitannya dengan kebudayaan kuno asli Indonesia. Kisahnya, wayang purwa meliputi Mahabharata (Berisi juga Bharatayudha) dan Ramayana yang berasal dari kebudayaan Hindhu Kuno dari India dan Wujud Rupa wayang dibuat oleh Sunan Kalijaga menyerupai wayang masyarakat kuno animisme dan digunakan sebagai sarana untuk menyebarakan agama dan nilai-nilai moral serta mengislamkan masyarakat Hindu Animisme. Jadilah wayang kulit yang sekarang ini kita kenal Jadi nyaris tak berkaitan dengan budaya asli Indonesia. Jadi kebudayaan asli atak selalu harus asli masyarakat setempat. Keempat, Idul Adha maupun Idhul Fitri meskipun tidak asli Indonesia setidaknya tidak bertentangan dengan filosofi dasar budaya luhur Nusantara, bahkan sejalan dan saling mengukuhkan. Orang menyembelih kurban juga kemudian dibagikan merata untuk kaum miskin dan tetangga, baik islam maupun tidak islam, jadi sangat sejalan dengan filosofi ajaran saling memberi yang ada dalam budaya manapun di Indonesia. Idul Fitri sendiri juga dilanjutkan dengan silaturahmi yang sangat cocok dengan kultural masyarakat asli kita; mengikat hubungan persaudaraan. Sementari valentine mengajarakan penonjolan hubungan antara dua individu yang oleh budaya kita cukup ditentang. Jadi, jangan pandang ritual religis dengan pikiran sempit! Justru lebih patut dipertanyakan; apakah Indonesia sudah menjadi Amerindo Serikat? Buktinya produk-produk Amerika bertebaran dimana-mana menggeser produk lokal, dan budayanya sudah mendarah daging! Bahkan pemakai pakaian buatan perusahaan Amerika Serikat melebihi jumlah penggemar dan pemakai budaya arab di Indonesia!

    rima, berpikirlah sebelum ngomong dan bukan SEBALIKNYA! Buat apa Tuhan menciptakan jenggot di dagu pria kalau tidak untuk dipergunakan? Kan mereka berhak berjenggot! Lagipula menutupi sekujur badan lebih baik daripada memamerkan sekujur badan kan?

    Tata, jangan menjadi borok busuk ditengah daging! Selesaikanlah masalah dengan cara yang baik dan tidak menambah masalah. Budaya barat tidak harus kita telan karena terserah kita apakah kita mau maju dengan melibatkan budaya barat atau tidak! Jika kita merasa sesuatu benar, maka benarkan diri sendiri kemudia ORANG LAIN. Karena jika kita mengetahui kebenaran dan tidak melibatkan orang lain maka itu sama artinya dengan membiarkan diri kita selamat sementara orang lain terombang-ambing dalam derasnya arus sungai. Jadi jika sudah benar maka benarkanlah juga orang lain. Karena orang lain belum tentu melihat selumbar di matanya. Bangsa kita ini kacau juga justru karena tak ada orang yang bisa mengajak orang lain menuju kebenaran!

    Saya sih sah-sah saja anda menikmati hidup anda. Tetapi anda harus ingat, anda akan mati. Dan anda tidak tahu apa yang terjadi setelah itu! Jadi persiapkanlah hal itu! Jasad anda mulai dari betis anda, rambut anda leher lalu dada anda yang sewaktu di dunia tampak bagus akan mulai membusuk hingga tinggal tulang belulang. Pacar anda juga akan melupakan anda terutama setelah mati. Lalu bagaimana dangan nyawa anda? Makanya selamatkan nyawa anda……

    Tata, saya katakan bahwa budaya timur maupun budaya barat sebenarnya tidak bisa dikatakan lebih baik barat. Kan relatif sekali!!!! Jangan berpikiran kualitatif dan subyektif dong!!!! Orang arab memperbudak itu kan juga DULU dan agama islam sendiri menyerukan pembebasan budak! Sementara itu, budaya barat memperbudak SELURUH DUNIA dengan kultural yang tak sesuai dan TEKNOLOGI yang seolah menyelamatkan umat manusia dari keterpurukan dan justru menghancurkan identitas asli KEMANUSIAAN. Coba lihat, perusahaan-perusahaan Multinasional dari ‘barat’ berbasis kapitalisme yang menghancurkan peradaban manusia negara dunia ketiga. Yang kelaparan mati, yang miskin semakin miskin dan yang kaya raya semakin kaya adikuasa! Sistem Kapitalisme juga menjadi senjata halus mereka untuk menghancurkan negara dunia ketiga, salah satunya INDONESIA dan bukan pistol dan senapan yang digunakan Ku Klux Klan melawan ras non-Kaukasoid! Orang-orang Arab juga sekarang lebih memilih berhubungan dengan orang ‘barat’ mengurusi bisnis minyak ketimbang dengan negara tetangganya mengurusi agama kan!!!!! Budaya Indonesia termasuk budaya timur, jadi berhati-hatilah dengan perkataan anda! Menadi Individualis juga menghancurkan peradaban Humanis. Buktinya, tidak semua hal di dunia ini bisa dilaksanakan sendiri. Contohnya infrastruktr jalan. Buatlah jalan anda sendiri kalau bisa! Selain itu jika anda sakit sembuhkanlah sendirintanpa campurtangan orang lain! Anda juga mengetahui ‘ini salah itu benar’ dari sosialisasi dan pengalaman dengan orang lain, jadi jika membiarkan orang lain dengan alasan itu sama artinya mendiamkan anak kita atau anak tetangga menghisap ganja di jalan!

    Mulyana Ilham, memang begitu bunyi ayatnya, tetapi ayat itu turun berkenaan dengan tawaran tukar agama oleh kaum Quraisy pada Rasulullah SAW! Padahal Nabi sendiri giat mengislamkan kaum Quraisy! Lagipula kita membenarkan orang Islam dari Valentine dan bukan Orang selain Islam! Bagi yang non-muslim silahkan saja rayakan valentine!

    Bagi anda yang merasa BERAGAMA ISLAM maupun INGIN MENGANUT ISLAM HINGGA AKHIR HAYAT, saya himbau untuk menjauhi tradisi Valentine. Bukan apa-apa tapi Valentine dilarang dan ditolak mentah-mentah oleh Agama Islam. Alasan pertama, hari raya orang islam menurut Rasulullah hanya ada 3; Idul Fitri, Idul Adha dan Hari Jum’at. Jadi merayakan selain 3 itu adalah HARAM hukumnya. Alasan kedua, Valentine bukanlah tradisi orang Islam dan Rasulullah bersabda bahwa mengikuti tradisi orang selain Islam (Kafir) berarti kita telah menjadi bagian dari kaum tersebut. Dan kaum muslim HARAM hukumnya menjadi kafir. Ketiga, Valentine menonjolkan hubungan antara dua orang berbeda gender. Dalam Islam, hubungan antar gender dalam bentuk apapun ditentang kecuali pernikahan yang sah dan suci. Sementara Valentine mengabaikan aspek ini. Apakah anda pernah melihat sepasang kekasih (suami-istri) merayakan Valentine dalam pernikahan mereka? Nyaris mustahil! Penganut Valentine biasanya pasangan kekasih yang tidak terikat hukum pernikahan, dan seperti ditulis diatas, hubungan antar laki-laki dan perempuan dalam bentuk apapun ditolak kecuali dengan hukum pernikahan yang sah dan suci. Jadi merayakan Valentine hukumnya HARAM, karena mengabaikan status hubungan tersebut.

    Bagi anda yang tetap ingin merayakan ‘manisnya’ Valentine, keluarlah dari Agama Islam terlebih dahulu. Jangan peluk Agama Islam. Karena dengan demikian tidak ada hukum yang dapat menyalahi kita. Selain itu Agama Islam adalah Agama yang absolut dan fundamental, yang artinya jika kita anut maka jalankan semua perintahnya dan jauhi segala larangannya serta jika tidak ingin menjalankan syari’atnya lebih baik tidak usah dianut. Orang yang menganut Agama Islam setengah-setengah hanya akan menjadi nanah dalam daging (munafik) yang sewaktu-waktu bisa membusukkan seluruh daging.

    Saya sangat berterima kasih kepada si pembuat artikel “Konspirasi Yahudi” tentang Valentine meskipun patut dipertanyakan mengapa judul “Konspirasi Yahudi” tidak ditunjukkan kaitan kongkritnya dengan Valentine, racun manis manusia. Saya juga berterima kasih kepada para pembela agama yang meluruskan definisi ‘agama’ dan menunjukkan bahaya laten budaya barat pada Agama Islam.

    Di jaman modern ini, manusia dituntut untuk mengedepankan rasio, logika dan akal sehat serta tidak terlalu terikat sesuatu yang ‘abstrak’ sejenis agama. Manusia mulai menjauhi nilai-nilai religis dan theismic (ketuhanan) demi menjadi manusia yang seutuhnya ‘modern’ yaitu manusia yang menonjolkan dan memprioritaskan apa yang kita sebut dengan logika/rasio akal sehat. Manusia mencari sesuatu ‘yang lebih akrab dinalar dan indra’. Singkat kata, manusia mulai menjauhi yang abstrak serta mencari yang kongkrit. Kebebasan untuk beragama maupun tidak telah terjamin di abad milenium ini. Sehingga tak terelakkan lagi munculnya apa yang disebut Materialisme, Atheisme dan Individualisme. Ideologi tersebut ‘membebaskan’ manusia dari beban spirituil dan merupkan buah pikiran manusia modern. Padahal jika betul-betul dinalar dengan baik dan dalam, maka manusia akan menemukan bahwa logika, teknologi mutakhir dan kemajuan ilmu pengetahuan terbaru justru akan menuntut kita untuk kembali ke kebenaran spirituil; agama dan ketuhanan. Ilmu fisika kuantum termutakhir contohnya, menunjukkan bahwa materi justru merupakan wujud ketiadaan, padahal itu wujud jasad kita! Dan itu telah meruntuhkan teori Materialisme beserta ‘anak buahnya’ sejenis Komunisme dan Ateisme. Makanya, jika kita sudah menggunakan logika maka, gunakanlah sebaik mungkin, seoptimal mungkin, sedalam mungkin dan terbukalah terhadap setiap kemungkinan hasil nalar yang diberikan. Jangan terikat ideologi apapun dalam berpikir.

  15. avatar ManganTempe says:

    Jangan dipikir valentine adalah sekedar ‘acara saling memberi bunga’ tapi lihatlah filosofi dibaliknya.

    Globalisasi memang datang bagaikan arus badai yang amat kuat pusarannya. Tidakkah bangsa kita bersedih tatkala melihat anak muda yang jaman dulu bermain gobak sodor sekarang lebih memilih paintball, yang dulu mengagumi Ki Narto Sabdo kini lebih gandrung musisi Amerika, yang dulu pintar bermain gamelan kini lebih pandai alat musik modern, yang dulu akrab dengan tokoh-tokoh pewayangan kini lebih demen tokoh-tokoh fiktif game dan yang dulu senang menonton hiburan rakyat bersama-sama kini lebih memilih untuk menonton konser band kondang sendiri dengan pacar serta yang dulu mengenal upacara tradisional sejenis selapanan, tedak siten dan lainnya lagi kini lebih memilih acuh tak acuh dan lebih memilih merayakan Valentine. Memang anak-anak tersebut tidak dapat disalahkan, tetapi perubahan kultural tersebut juga berdampak pada perubahan pola pikir yang signifikan. Oleh budaya barat modern, orang dituntut untuk lebih memilih hal yang kongkrit, lebih terlihat logis, praktis, serba cepat dan mudah. Dan pengaruh negatif dapat lebih diterima dengan itu. Oleh karena waspadai pengaruh barat bagi kita!

    Lebih patut dipertanyakan: Apakah Indonesia telah menjadi negara barat? Coba, ketika bangun tidur, pakaian apa yangng anda pilih untuk digunakan? Makanan yang anda makan asalnya darimana? Kendaraan yang kita tumpangi asalnya dari mana? Maka kita akan menemukan kenyataan bahwa kita sedang diasuh oleh dunia barat! Komputer yang sedang kita pelototi saja merupakan teknologi budaya barat!

    Cruz!,jangan khawatir. Tidak usah menyesal dengan perkataan anda! Saya yakin tanpa bermaksud menyudutkan pihak non-Islam manapun, anda hanya bercerita apa adanya. Tidak usah takut pada orang yang emosional dan salah tafsir!

    Diego, apa yang disebut dengan ‘teman saya minum alkohol’ hanyalah cerita dan tidak boleh ada kesimpulan yang diambil darinya! Apalagi kesimpulan salah tafsir! Itu sama seakan anda bercerita ‘teman saya yang seagama dengan saya bertengkar dengan sekelompok preman’ lalu saya menafsirkan bahwa agama anda adalah agama yang menonjolkan pertengkaran dan permusuhan. Dari cerita tersebut bukankah ada tafsir yang lebih baik; orang-orang non-muslim memiliki toleransi yang amat baik terhadap orang islam dan mereka menghargai syari’at islam! Sementara itu Agama Islam memiliki larangan yang lebih tegas mengenai minuman keras. Jadi, wajar saja jika dikatakan orang non-islam lebih memiliki kesempatan dan kebebasan minum minuman keras. Toh sementara itu juga masih banyak orang Islam yang berkeliaran pada malam hari dengan botol miras ditangannya!

    Mengapa harus Valentine? Apa manfaat daripada perayaan Valentine? Darimana asal Valentine? Apakah dampak Valentine? Apakah manfaat dari memberi coklat atau bunga pada orang yang dikasihi? Mengapa sosok bernama Valentino harus diperingati, bukankah banyak sosok yang lebih pantas untuk itu seperti Mahatma Gandhi atau siapa? Bukankah ketimbang membeli cokelat atau bunga untuk Valentine, uangnya bisa kita gunakan untuk menafkahi kaum papa dan anak yatim? Apakah kita bisa melakukan hal lain pada Hari Valentine, seperti mengadakan seminar membahas pemberantasan korupsi dikalangan pelajar dan remaja? Bukankah lebih baik mengungkapkan rasa sayang kita pada orang tua kita, daripada untuk pacar? Apalagi dilakukan setiap hari dan diwujudkan dalam tindakan nyata. Bukankah kita bisa mengganti tanggal 12 Februari menjadi hari membantu dan menolong sesama? Apalagi tiap hari! Pikirkan hal itu! Logikanya sesederhana itu!

    Apakah tidak sebaiknya judulnya (Konspirasi Yahudi) diganti dengan judul yang lebih logis dan manusiawi: Konspirasi Organisasi Gelap Yahudi. Sebab judul aslinya seakan menyalahkan Agama Yahudi sebagai dalang konspirasi hitam dunia poitik. Sementara yang membuat kita bergidik dengan konspirasi gelapnya adalah organisasi-organisasi gelap yang menjadikan Yahudi sebagai tameng dan kendaraan mereka bukan Yahudi sebagai agama. Yahudi,Zionis,Semitisme,New World Order,Illuminati,Masonic,Freemasonry,Pagan,Templar Knight,Rothschild dsb. adalah istilah yang berkaitan dan nyaris sama tetapi definisinya beda jauh. Yahudi adalah agama murni yang dibawa oleh Nabi Musa dan berkembang di Mesir dan Israel. Semit adalah bangsanya orang Yahudi. Pagan adalah kultur animisme yang lebih maju daripada peradban animeisme lainnya. Pagan telah menjadi doktrin landasan bagi organisasi-organisasi gelap tersebut. Templar Knight adalah sekelompok ksatria pemuja setan pentolan pasukan Perang Salib yang menjadi akar masonic. Masonic adalah kelompo ritual setan khusus. Freemasonry adalah organisasi turunan Masonic. Zion adalah organisasi rahasia Yahudi yang tujuan utamanya membentuk negara Yahudi. Rothschield adalh dinasti non-Kerajaan yang bersifat turun-temurun dan bertujuan menguasai dunia. Illuminati adalah sekelumit bankir pandai yang memiliki tujuan khusus dan menyokong program-program dari organisasi rahasia lain. Illuminati tergabung dalam organisasi pengusaha rahasia seperti Skull ‘n Bones, University of Yale dan Bohemian Grove. New World Order adalah organisasi rahasia yang berencana memperbaharui dunia, menghilangkan agama-agama yang ada dan mengadakan satu agama bersama, yaitu Baha’isme (saya mempertanyakan hubungan agama ini dengan Yahudi).

    Bijak, apa guna kebenaran yang diketahui kalau bukan untuk diberikan pada orang lain. Contoh ringannya adalah:Albert Einstein menyadari suatu kenyataan yang kita kenal dengan teori Relativitas. Apa gunanya beliau tahu itu kalau hanya untuk dirinya sendiri?

    Mulyana, meskipun saya tahu anda bermaksud meluruskan paham kita semua, tapi tidakkah ada cara yang lebih halus, sopan dan logis.Kebenaran tidak selamanya disampaikan dengan kasar.

  16. avatar ManganTempe says:

    Saya akui dibanding keburukan-keburukan bangsa barat yang telah disebutkan diatas terdapat pula kelebihan dan sisi baiknya. Kelebihan Budaya Barat antara lain:
    1. Dibanding peradaban lain, peradaban barat (sebangsa Amerika, Eropa dan Romawi serta Yunani Kuno) memang paling maju di bidang teknologi, ilmu pasti dan dalam menjelaskan fenomena alam dengan logika bangsa barat terkenal.
    2. Bangsa barat paling mengedepankan rasio, logika dan pemikiran modern. Makanya, kebanyakan filosof dan pemikir terkemuka yang kita kenal berasal dari ‘barat’.

    Namun jika kita perhatikan dengan seksama, semua kelebihan itu justru berkaitan erat dengan kekurangan mereka.
    1. Memang, teknologi mereka maju. Tetapi jika kita memperhatikan dengan seksama, teknologi tidak memberi perubahan yang berarti. Bahkan lebih banyak dampak negatif daripada positif. Coba lihat kemerosotan moral masal yang terjadi pada umat manusia bersamaan dengan munculnya teknologi internet. Atau pemanfaatan pertama bom nuklir di Nagasaki dan Hiroshima; menyerang warga sipil. Teknologi juga merupakan akar dari pandangan materalisme dan individualisme. PERLU DIINGAT BAHWA TEKNOLOGI MAMPU MEMUDAHKAN KERJA MANUSIA, TETAPI TIDAK AKAN PERNAH MEMPERBAIKI HIDUP UMAT MANUSIA. Teknologi Handphone juga sejak awal diketahui sinyalnya akan menyebabkan kanker otak masal beberapa tahun setelah kemunculannya tetapi baru diketahui oleh segelintir orang belakangan ini.
    2. Perlu diingat bahwa tidak selamanya segala sesuatu bisa dijelaskan dengan logika dan rasio apalagi mengingat manusia memiliki keterbatasan dalam berpikir rasio. Teori fisika quantum sendiri, teori termutakhir di abad ke-21 justru menjauhi ‘logika yang sebenarnya’ dan menjelaskan sesuatu yang nampaknya mustahil diterima akal sehat; Eksistensi Non-Material. Penggunaan logika dan rasio secara mutlak dalam perkembangan filosofis juga merupakan akar timbulnya gerakan atheisme. Makanya, tokoh-tokoh Atheisme biasanya dikenal dengan pemikir yang mengandalkan pemikiran modern.

  17. avatar sandi says:

    Karena hanya orang-orang yang tak pernah membuka pikirannya yang tidak pernah peduli dengan kondisi yang semakin bobrok. Merekalah yang nantinya akan menjadi budak bagi lucifer. Yahudi itu agama samawi, agama langit, namun ajarannya telah diselewengkan, begitu pula dengan kitab sucinya. Kaum pagan ini melalukan ritual penyembahan kepada iblis (ingat, kekuatan terbesar dari iblis adalah, dia ada di sekitar kita namun kita tidak dapat melihat dan merasakannya). Mereka memecah belah tatanan kehidupan manusia, mengobarkan perang, mencari sumber perbedaan agar kita terpecah. Semua itu untuk membentuk tatanan dunia baru, novus ordo seclorum. Kaum conspiratus ini yang merusak kehidupan dunia, dimulai dari hal2 kecil, termasuk perayaan valentine ini. Tentang budaya arab, arab bukan islam, begitu pula sebaliknya. Nabi Muhammad diberikan wahyu oleh Allah dan diutus untuk menyebarkan ajaran agama islam di arab karena budaya arab dahulu merupakan budaya jahiliyah, tidak menghormati wanita, dan melakukan penyembahan sebagaimana yang dilakukan kaum pagan. Banyak orang yang salah kaprah akan hal ini. Allah Maha Tau, Allah Maha Kasih.

  18. avatar sekon says:

    Ya ampyun koq pd gag sadar sih ni yang ngasi komen negatif. Yahudi itu sedang menyiapkan amunisi u/ perang akhir. Tau gak kalo israel itu kerjasama ama China untuk pengembangan iron dome nya, apalagi China jg punya iron dome kan ? Pasti itu tidak lepas dari bantuan israel dan mungkin saja China akan menggunakan Iron Dome itu sebagai perkapnya menginvasi Taiwan. Gimana tuch ?
    Wassalamu’alaikum.wr.wb
    Terima kasih

  19. avatar Tono says:

    Kenapa Valentine day itu penuh kontroversi?
    (mari pikir dengan logika,coba jangan bawa2 agama dulu)
    Valentine day=hari cinta=cinta nafsu=bukan cinta hakiki=bohong=tidak berguna=tidak ada manfaat=menghabiskan uang cuma-cuma=boros=kemunduran individual=kemunduran keluarga=kemunduran lingkungan=kemunduran masyarakat=kemunduran bangsa=degradasi moral=kehancuran…
    (Teori Logika,nggak usah bawa agama dulu…,secara logika aja sudah bisa diperhitungkan..)

  20. avatar wes says:

    Buat saya, merayakan atau tidak merayakan Valentin tidak memepengaruhi saya masuk sorga kok. Bila saya merayakan Valentin tetp bisa masuk sorga kok, bila saya tidak merayakan Valentin saya juga bisa masuk sorga kok. Karena masuk sorga bukan soal merayakan atau tidak merayakan Valentin!

  21. avatar dede says:

    Kasian juga anak-anak yg jadi korbannya. Seharusnya seorang pemimpin tau bahwa lebih baik menindak media masa kalau mereka memprovokasi perayaan valentine soalnya merekalah yg ada di top of piramid. Klo yg ditindak yg ada dibagian paling bawah piramid yah gampang sih tp capek deh.

    Lagian kalau merayakan valentine gak apa-apa menurut saya. Tp kalau kemudian disinyalir ada gerakan yg menjurus kearah konspirasi yg tidak baik disinilah sensitifitas umat islam harusnya diasah. Pengetahuannya harus diasah. Keberanian dan critical thinkingnya juga diasah.
    Terus mau barat atau timur, islam atau kristen, hindu atau budha kalau dihadapkan sama konspirasi yahudi gak ada yang kebal. Karena manusia pada hakekatnya selalu tergoda dengan harta, tahta dan wanita. Seorang yahudi zionis akan mencibir: cahaya bisa juga datang dari lucifer. Lalu apa tameng kalian? Lupakan jargon jargon palsu atau hadits palsu yg merupakan senjata mereka untuk mengelabui kalian karena kalianlah targetnya.

    Sebelum masuk surga pasti ditanyakan pertanggung jawabannya apakah amal ibadah yang dilakukan pantes dan bisa diterima atau tidak, riya atau tidak. Belum tentu semua amal ibadah yg dilakukan dpt diterima.

  22. avatar realest says:

    sekon Says:
    March 11th, 2010 at 6:03 am

    Ya ampyun koq pd gag sadar sih ni yang ngasi komen negatif. Yahudi itu sedang menyiapkan amunisi u/ perang akhir. Tau gak kalo israel itu kerjasama ama China untuk pengembangan iron dome nya, apalagi China jg punya iron dome kan ? Pasti itu tidak lepas dari bantuan israel dan mungkin saja China akan menggunakan Iron Dome itu sebagai perkapnya menginvasi Taiwan. Gimana tuch ?

    Iron Dome itu buat pertahanan bego, bukan penyerangan.

  23. avatar Agan says:

    ^Aha… sistem pintar yg bisa berfungsi ganda!
    after all a good offense is the best defense, izzit?

  24. avatar diego says:

    I heard that the jews are conspiring with chinese to build power-plant that generates electricity from chemical reaction of blood and flesh of babies of gentiles and non-han ethnics…. Is that true?

  25. avatar Adi says:

    Yahudi itu busuk sampai kapanpun, Islam tetap benar sampai kapanpun

  26. avatar SS says:

    for diego : “Syaitan saja masih lebih baik dari anda, karena dia masih mengakui Tuhannya” …..wkwkwkwwkwkw diego kena deh

  27. avatar Lord says:

    Konspirasi yahudi itu nyata, dan orang2 bodoh lah yang tidak mengetahui ini, sampai tiba waktunya baru kalian menyadari nya
    Yahudi adalah musuh bersama baik muslim maupun nasrani…………

  28. avatar diego says:

    @Lord:

    bodo amat, loe aja deh silakan berantem antar nasrani, yahudi, islam. Aneh, orang indonesia koq ngerasa kayak orang semit.

    Gw mah sebagai orang indonesia, hindu / buddha, gak urusan ama konflik tolol buatan2 orang2 semit itu.

    Elu ke timur tengah aja sono gih.

  29. avatar ila says:

    biarkan merka berkata ap..
    tentang baik buruknya valentine days

    yang penting berbuat baik dan bnar aj..
    dan liat siapa yang akan tersenyum di akhir jaman..

  30. avatar za says:

    saya hanya mau mengingatkan, lihat dulu semua persoalan sebelum nerocos tak karuan. ada yang seperti itu tapi tak semua. budaya kita tetap budaya melayu, yang memang lebih dekat dengan Islam. di arab sendiri budaya aslinya adalah budaya jahiliyah. setelah datang Islam, budaya2 tersebut dihilangkan kecuali dua, yaitu memberi makan orang haji dan menghormati tamu, karena hanya itu yang sesuai. mengapa masih banyak budaya asli dilestarikan, karena tidak melenceng dari Islam

Comment on “Konspirasi Yahudi”.

RSS
RSS feed
Email

Copyright Indonesia Matters 2006-18
Privacy Policy | Terms of Use | Contact