<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Belajar di Australia</title>
	<atom:link href="http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 03:10:33 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
	<item>
		<title>By: kurniawan</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/cp-1/#comment-176698</link>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 12:32:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/#comment-176698</guid>
		<description>baguslah ada artikel kayak gini, karena persis yang aku rasakan maupun teman2ku rasakan.
 ada beberapa orang datang ke australia,,,
1. dia benar2 datang untuk belajar dan jelas meraka punya modal yang kuat tanpa kerja mereka masih bisa hidup mewah, 
2. mereka datang benar2 untuk bekerja, dan yang 
ke-3. meraka datang belajar+kerja, karena selain mereka kerja dgn 20 jm/mnggu meraka juga harus memikirkan belajarnya, ini yang membuat meraka jd kurus..
 
menurutku sebelum kesini pikirkan yang matang2 sebelum melangkah, jika niatnya belajar persiapkan materinya dan bahasanya terutama. jika niatnya bekerja itu lebih bagus karena banyak pekerjaan yang menunggu anda, jika anda di sini belajar+kerja sebaiknya pikirkan lagi tp jika masih ngotot bawa pacar ato istri itu akan membuat lebih ringan beban anda..thanks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>baguslah ada artikel kayak gini, karena persis yang aku rasakan maupun teman2ku rasakan.<br />
 ada beberapa orang datang ke australia,,,<br />
1. dia benar2 datang untuk belajar dan jelas meraka punya modal yang kuat tanpa kerja mereka masih bisa hidup mewah,<br />
2. mereka datang benar2 untuk bekerja, dan yang<br />
ke-3. meraka datang belajar+kerja, karena selain mereka kerja dgn 20 jm/mnggu meraka juga harus memikirkan belajarnya, ini yang membuat meraka jd kurus..</p>
<p>menurutku sebelum kesini pikirkan yang matang2 sebelum melangkah, jika niatnya belajar persiapkan materinya dan bahasanya terutama. jika niatnya bekerja itu lebih bagus karena banyak pekerjaan yang menunggu anda, jika anda di sini belajar+kerja sebaiknya pikirkan lagi tp jika masih ngotot bawa pacar ato istri itu akan membuat lebih ringan beban anda..thanks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: senda</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/cp-1/#comment-154016</link>
		<dc:creator>senda</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2009 05:02:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/#comment-154016</guid>
		<description>sebener nya artikel diatas ada benarnya, asal itu di tulis dengan fakta2 yang ada... karena penulisan itu based on experince. jadi baik buruk itu sangat relatif, kita tentunya sharing kan ingin berbagi pengalaman, yang mungkin bisa membantu bagi yang lain. dan tentunya bukan pengalaman yang manis2 aja yang di butuhin justru kita akan belajar lebih dari2 hal2 yang pahit. tp bukan berarti kemudian parno trus kemudian mimpi untuk berhasil pergi gitu aja....

mikir yang simple aja dah &quot; kl yang lain mampu, kita juga pasti mampu&quot;

jadi harusnya kl dari artikel di atas da yang kurang sesuai mohon dari senior ngasi petunjuk gmna caranya untuk mengatasi permasalahan di atas... aku pikirt itu lebih berguna....

kl boleh mau nnya

menurut pengalaman/pengetahuan cuaca paling ekstrem di ausie spt apa sech?
trus kl g pake bea siswa untuk jaminan pengurusan visa kira2 butuh dana sampai berapa?

my point of view...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebener nya artikel diatas ada benarnya, asal itu di tulis dengan fakta2 yang ada&#8230; karena penulisan itu based on experince. jadi baik buruk itu sangat relatif, kita tentunya sharing kan ingin berbagi pengalaman, yang mungkin bisa membantu bagi yang lain. dan tentunya bukan pengalaman yang manis2 aja yang di butuhin justru kita akan belajar lebih dari2 hal2 yang pahit. tp bukan berarti kemudian parno trus kemudian mimpi untuk berhasil pergi gitu aja&#8230;.</p>
<p>mikir yang simple aja dah &#8221; kl yang lain mampu, kita juga pasti mampu&#8221;</p>
<p>jadi harusnya kl dari artikel di atas da yang kurang sesuai mohon dari senior ngasi petunjuk gmna caranya untuk mengatasi permasalahan di atas&#8230; aku pikirt itu lebih berguna&#8230;.</p>
<p>kl boleh mau nnya</p>
<p>menurut pengalaman/pengetahuan cuaca paling ekstrem di ausie spt apa sech?<br />
trus kl g pake bea siswa untuk jaminan pengurusan visa kira2 butuh dana sampai berapa?</p>
<p>my point of view&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rizal</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/cp-1/#comment-147013</link>
		<dc:creator>rizal</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2009 13:22:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/#comment-147013</guid>
		<description>kalau menurutku artikel diatas adalah suatu bentuk ungkapan perasaan dari pekerja ilegal yang berkedok visa student. karena minimnya pengetahuan bahasa dari penulis artikel diatas maka ia merasa dikucilkan . padahal menurut aku di ausie itu asyik kok bro ....pun begitu pula pribuminya yaitu suku aborigin . bulenyanya pun juga asyik kok bro ...mereka juga nyadar kalau mereka juga tamu di benua australia....so tunggu apa lagi cepetan go to australia dan nggak usah dengerin artikel diatas yang seolah-olah hidup di dunia milik dia sendiri dasar wong alas sobo kuto dadine koyok bedes belek.......untuk info seputar autralia spesial brisbane this my email bucekdeep19@yahoo.co.id</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau menurutku artikel diatas adalah suatu bentuk ungkapan perasaan dari pekerja ilegal yang berkedok visa student. karena minimnya pengetahuan bahasa dari penulis artikel diatas maka ia merasa dikucilkan . padahal menurut aku di ausie itu asyik kok bro &#8230;.pun begitu pula pribuminya yaitu suku aborigin . bulenyanya pun juga asyik kok bro &#8230;mereka juga nyadar kalau mereka juga tamu di benua australia&#8230;.so tunggu apa lagi cepetan go to australia dan nggak usah dengerin artikel diatas yang seolah-olah hidup di dunia milik dia sendiri dasar wong alas sobo kuto dadine koyok bedes belek&#8230;&#8230;.untuk info seputar autralia spesial brisbane this my email <a href="mailto:bucekdeep19@yahoo.co.id">bucekdeep19@yahoo.co.id</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yudi</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/cp-1/#comment-137481</link>
		<dc:creator>yudi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 13:57:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/#comment-137481</guid>
		<description>iya..aku mau college atau english course yang initnya aku mau kerja di sana..yang paliiiinnnng murrrahh ya bang..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iya..aku mau college atau english course yang initnya aku mau kerja di sana..yang paliiiinnnng murrrahh ya bang..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yandra</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/cp-1/#comment-137345</link>
		<dc:creator>Yandra</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 15:31:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/#comment-137345</guid>
		<description>Untuk Sdr. Peace... 
Akses ke Darwin sulit? Apa mungkin maksud anda karena jarang ada penerbangan langsung dari Indonesia ke Darwin?  Atau sulit dari proses pengurusannya?  Kalau dari segi penerbangan langsungnya, mungkin ada benarnya.. tapi connecting flight dalam negeri Australia cukup baik.. 

Untuk Sdr. Yudi...
Biaya study paling murah... hmm itu bisa saya carikan informasinya. Tapi akan lebih baik kalau anda menentukan bidang studi yang diminati terlebih dahulu serta tingkatannya. Misalnya anda menentukan bidang studi marketing untuk tingkat S1 atau bachelor degree. Nanti dari situ saya bisa buatkan daftar program university dari harga termurah hingga termahal.

Bagi yang ingin bertanya-tanya tentang studi di Australia, bisa saja langsung ke email saya di yoseph.yandra@mbapratama.com  atau bisa juga ke situs kami www.mbapratama.com.

Sori jadi sedikit promosi nih, tapi saya pikir biasanya semakin dalam tanya jawabnya, akan cenderung semakin pribadi sifatnya. Kalau email japri langsung kan jadi ada unsur privasi...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Sdr. Peace&#8230;<br />
Akses ke Darwin sulit? Apa mungkin maksud anda karena jarang ada penerbangan langsung dari Indonesia ke Darwin?  Atau sulit dari proses pengurusannya?  Kalau dari segi penerbangan langsungnya, mungkin ada benarnya.. tapi connecting flight dalam negeri Australia cukup baik.. </p>
<p>Untuk Sdr. Yudi&#8230;<br />
Biaya study paling murah&#8230; hmm itu bisa saya carikan informasinya. Tapi akan lebih baik kalau anda menentukan bidang studi yang diminati terlebih dahulu serta tingkatannya. Misalnya anda menentukan bidang studi marketing untuk tingkat S1 atau bachelor degree. Nanti dari situ saya bisa buatkan daftar program university dari harga termurah hingga termahal.</p>
<p>Bagi yang ingin bertanya-tanya tentang studi di Australia, bisa saja langsung ke email saya di <a href="mailto:yoseph.yandra@mbapratama.com">yoseph.yandra@mbapratama.com</a>  atau bisa juga ke situs kami <a href="http://www.mbapratama.com" rel="nofollow">http://www.mbapratama.com</a>.</p>
<p>Sori jadi sedikit promosi nih, tapi saya pikir biasanya semakin dalam tanya jawabnya, akan cenderung semakin pribadi sifatnya. Kalau email japri langsung kan jadi ada unsur privasi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yudi</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/cp-1/#comment-137339</link>
		<dc:creator>yudi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 11:28:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/#comment-137339</guid>
		<description>Bang..biaya study paling murah di aussi?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bang..biaya study paling murah di aussi?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yang</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/cp-1/#comment-136973</link>
		<dc:creator>Yang</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 23:07:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/#comment-136973</guid>
		<description>Wah, aku tamatan australia, dan sudah menetap di australia... rata rata 90 % teman asia. Emang lebih enak berteman dgn org asia ketimbang bule. soalnya bule tiap hari cuma tahu minum.. minum... minum .. dan mabuk tiap weekend... ada aja.. masak mau berteman ama org yg gituan, bukannya lebih bahaya? malahan org asia biasanya lebih enak diajak berteman, mungkin gara gara kebudayaan kali yg sama...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah, aku tamatan australia, dan sudah menetap di australia&#8230; rata rata 90 % teman asia. Emang lebih enak berteman dgn org asia ketimbang bule. soalnya bule tiap hari cuma tahu minum.. minum&#8230; minum .. dan mabuk tiap weekend&#8230; ada aja.. masak mau berteman ama org yg gituan, bukannya lebih bahaya? malahan org asia biasanya lebih enak diajak berteman, mungkin gara gara kebudayaan kali yg sama&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Indra</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/cp-1/#comment-136671</link>
		<dc:creator>Indra</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2009 08:06:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/#comment-136671</guid>
		<description>susah jg y klo gt....

tp saya jg pernah mendengar klo orang2 yang berketurunan chinese lebih d jauhin...

kenpa bisa begitu y????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>susah jg y klo gt&#8230;.</p>
<p>tp saya jg pernah mendengar klo orang2 yang berketurunan chinese lebih d jauhin&#8230;</p>
<p>kenpa bisa begitu y????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yanky</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/cp-1/#comment-136428</link>
		<dc:creator>yanky</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2008 03:20:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/#comment-136428</guid>
		<description>Semuanya kembali lagi pada diri sendiri. Mentalnya sudah siap belum untuk belajar, tinggal dan bersosialisasi di luar negeri (Australia).  Kalau diri sendiri belum siap mental, mau tinggal dimana saja, sekolah dimana saja, kerja dimana saja, tetap saja akan mengalami kesulitan.  Ini bukan hanya terjadi di Australia, tapi juga di Indonesia, dimana pelajar belajar dengan bahasa Indonesia, dan kawan-kawan kampus orang Indonesia.

Sebaliknya, yang saya tahu dengan jelas dan kenal secara pribadi, ada ribuan mahasiswa Indonesia yang berhasil di Australia. Baik selama masih sekolah atau yang sudah lulus dan tetap tinggal dan bekerja disana. Sebagian malah banyak yang mengajukan PR (permanent resident) Australia untuk memperoleh keuntungan2 yang didapat dari negara Aussie.  Tanya kenapa?

Salam,
yanky</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semuanya kembali lagi pada diri sendiri. Mentalnya sudah siap belum untuk belajar, tinggal dan bersosialisasi di luar negeri (Australia).  Kalau diri sendiri belum siap mental, mau tinggal dimana saja, sekolah dimana saja, kerja dimana saja, tetap saja akan mengalami kesulitan.  Ini bukan hanya terjadi di Australia, tapi juga di Indonesia, dimana pelajar belajar dengan bahasa Indonesia, dan kawan-kawan kampus orang Indonesia.</p>
<p>Sebaliknya, yang saya tahu dengan jelas dan kenal secara pribadi, ada ribuan mahasiswa Indonesia yang berhasil di Australia. Baik selama masih sekolah atau yang sudah lulus dan tetap tinggal dan bekerja disana. Sebagian malah banyak yang mengajukan PR (permanent resident) Australia untuk memperoleh keuntungan2 yang didapat dari negara Aussie.  Tanya kenapa?</p>
<p>Salam,<br />
yanky</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: monyetmerah</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/cp-1/#comment-128455</link>
		<dc:creator>monyetmerah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 00:18:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1606/belajar-di-australia/#comment-128455</guid>
		<description>Hi Yandra,

Setuju, artikel ini aneh, bilang pelajar Indonesia kesulitan. Yah di mana-mana juga pasti ada kesulitan. Yang perlu dicheck itu apa pelajar-pelajar ini udah research apa aja yang dibutuhkan kalo study ke luar negeri.

Apa tujuan mereka berangkat ke Australia, jadi pelajar, atau jadi pekerja gelap? Kalo cuman diiming-iming dengan sekolah murah, terus bisa kerja sampingan yah pasti aja bakalan kesusahan. 

Sekolah di luar negeri itu nggak murah, sekolah di Indonesia aja mahal, apalagi kalo di luar negeri yang semua kebutuhan perlu dibayar dengan standard kehidupan di sini.

Bukan buat nakut-nakutin yang mau berangkat ke Australia, tapi coba dipikir dulu apa tujuannya. Research yang bener.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hi Yandra,</p>
<p>Setuju, artikel ini aneh, bilang pelajar Indonesia kesulitan. Yah di mana-mana juga pasti ada kesulitan. Yang perlu dicheck itu apa pelajar-pelajar ini udah research apa aja yang dibutuhkan kalo study ke luar negeri.</p>
<p>Apa tujuan mereka berangkat ke Australia, jadi pelajar, atau jadi pekerja gelap? Kalo cuman diiming-iming dengan sekolah murah, terus bisa kerja sampingan yah pasti aja bakalan kesusahan. </p>
<p>Sekolah di luar negeri itu nggak murah, sekolah di Indonesia aja mahal, apalagi kalo di luar negeri yang semua kebutuhan perlu dibayar dengan standard kehidupan di sini.</p>
<p>Bukan buat nakut-nakutin yang mau berangkat ke Australia, tapi coba dipikir dulu apa tujuannya. Research yang bener.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

