<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Mencintai Islam</title>
	<atom:link href="http://www.indonesiamatters.com/1601/mencintai-islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.indonesiamatters.com/1601/mencintai-islam/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 03:10:33 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
	<item>
		<title>By: fullmoonflower</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1601/mencintai-islam/cp-1/#comment-130629</link>
		<dc:creator>fullmoonflower</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 02:48:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1601/mencintai-islam/#comment-130629</guid>
		<description>Mencintai...

Cinta itu TIDAK MERUSAK dalam segala hal...
jadi kalau memang benar-benar mencintai Islam, seharusnya tidak merusak nama baik umat yang beragama Islam dengan melakukan tindakan kekerasan...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mencintai&#8230;</p>
<p>Cinta itu TIDAK MERUSAK dalam segala hal&#8230;<br />
jadi kalau memang benar-benar mencintai Islam, seharusnya tidak merusak nama baik umat yang beragama Islam dengan melakukan tindakan kekerasan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fullmoonflower</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1601/mencintai-islam/cp-1/#comment-130624</link>
		<dc:creator>fullmoonflower</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 02:02:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1601/mencintai-islam/#comment-130624</guid>
		<description>Mungkin tepatnya bukan Haram ya... tapi Mubah...
Mendoakan orang meninggal itu BAIK, &lt;strong&gt;tapi bukan kewajiban&lt;/strong&gt;. Yang sifatnya wajib adalah mendo&#039;akan orang tua kandung/angkat (do&#039;a anak sholeh sebagai bekal pahala bagi orang tua yang sudah meninggal), anak, istri, yang jelas keluarga inti kita. Kalau tetangga, sanak famili jauh, itu BAIK, tapi BUKAN WAJIB. Jadi mungkin lebih tepat kalau dibilang hukumnya Mubah.

Memang sebaiknya acara-acara 7 hari, 40 hari, 100 hari, dan 1000 hari orang meninggal agak dibatasi ya. Bukan apa-apa. Secara logika : hal ini memberatkan keluarga yang meninggal. Mereka harus menyediakan makanan kecil setiap hari dalam 7 hari, bingkisan makanan (kenduri) dalam setiap hari peringatan, untuk para tamu yang hadir yang biasanya hampir satu RT, bisa lebih dari 30 orang. 
Bayangkan kalau keluarga yang meninggal adalah keluarga yang kurang mampu. Alih-alih orang yang meninggal meninggalkan warisan kepada mereka, bisa jadi yang ditinggalkan adalah hutang-hutang yang menumpuk, eh masih ditambah lagi dengan hutang-hutang keluarga akibat untuk membiayai acara tahlilan yang sebenarnya lebih tepat disebut kenduri karena ada unsur makan-makan disitu.
Dan setahu saya, ini bersumber dari ajaran agama hindu. Saya kurang tahu pastinya, nanti akan saya tanyakan kepada klien saya yang beragama hindu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin tepatnya bukan Haram ya&#8230; tapi Mubah&#8230;<br />
Mendoakan orang meninggal itu BAIK, <strong>tapi bukan kewajiban</strong>. Yang sifatnya wajib adalah mendo&#8217;akan orang tua kandung/angkat (do&#8217;a anak sholeh sebagai bekal pahala bagi orang tua yang sudah meninggal), anak, istri, yang jelas keluarga inti kita. Kalau tetangga, sanak famili jauh, itu BAIK, tapi BUKAN WAJIB. Jadi mungkin lebih tepat kalau dibilang hukumnya Mubah.</p>
<p>Memang sebaiknya acara-acara 7 hari, 40 hari, 100 hari, dan 1000 hari orang meninggal agak dibatasi ya. Bukan apa-apa. Secara logika : hal ini memberatkan keluarga yang meninggal. Mereka harus menyediakan makanan kecil setiap hari dalam 7 hari, bingkisan makanan (kenduri) dalam setiap hari peringatan, untuk para tamu yang hadir yang biasanya hampir satu RT, bisa lebih dari 30 orang.<br />
Bayangkan kalau keluarga yang meninggal adalah keluarga yang kurang mampu. Alih-alih orang yang meninggal meninggalkan warisan kepada mereka, bisa jadi yang ditinggalkan adalah hutang-hutang yang menumpuk, eh masih ditambah lagi dengan hutang-hutang keluarga akibat untuk membiayai acara tahlilan yang sebenarnya lebih tepat disebut kenduri karena ada unsur makan-makan disitu.<br />
Dan setahu saya, ini bersumber dari ajaran agama hindu. Saya kurang tahu pastinya, nanti akan saya tanyakan kepada klien saya yang beragama hindu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: m tasir hidayat</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1601/mencintai-islam/cp-1/#comment-130607</link>
		<dc:creator>m tasir hidayat</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 00:07:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1601/mencintai-islam/#comment-130607</guid>
		<description>Saya sering mendapat protes tentang mendoakan orang yang sudah meninggal itu tidak ada tuntunan, dan haram hukumnya, karena tidak ada tuntunan, bagaimana yang benar tentang mendokan orang yn hidup dan yang mati sampai apa tidak???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sering mendapat protes tentang mendoakan orang yang sudah meninggal itu tidak ada tuntunan, dan haram hukumnya, karena tidak ada tuntunan, bagaimana yang benar tentang mendokan orang yn hidup dan yang mati sampai apa tidak???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

