Sampai saat ini saya masih samar2 apa sebenarnya tujuan terorist2 itu.Kalau benci sama Amerika kok negara sendiri yg di teror.Berangkat ke Amerika dan hancurkan saja kalau mampu.Kalau benci sama orang2 Kristen apa alasannya?Kalau mau mendirikan Negara Islam wah sungguh memalukan caranya.Kalau saya beranggapan itu gerakan pengecut.Seperti segerombolan orang idiot,yang dicuci otaknya dengan ajaran agama.
Lalu ada trio bomber di eksekusi kemudian ada simpatisan yang datang kerumah keluarga.Wah sekarang baru jelas siapa orang2 yg setuju dlm hati dg terorist2. Ada Dorce,ada anggota DPRD,ada Ulama,ada Kiai,ada ormas2 islam yang dengan tidak sadar bahwa mereka adalah pembunuh manusia.Saya kira pemerinah cerdas dlm hal menunda-nunda eksekusi,untuk dengan mudah bisa melihat siapa2 orang yang setuju dg terorisme jadi bisa dg mudah mengawasi gerak gerik mereka.Ada juga yg menganggap mereka sebagai pahlawan muslim(Kanjeng Abu Bakar Baasir).
Wah2 benar juga kalau orang bilang indonesia sarang teroris.Perjuangan yg tidak jelas,memalukan agama,melukai hati para korban bom Bali.
Mohon pemerintah mengawasi orang2 bekas terorist yang katanya insaf, awasi mereka sebab bisa2mereka bermuka dua.Kalau bisa Trio Bomber itu dikirim kembali kedunia suruh mereka menceritakan apa yg mereka dapat disana,pasti mereka akan mengatakan wah kita dibohongi sama ustad2 yg mengajarkan kta jadi terorist.Stop sudah jangan dilanjutkan.Dunia sudah dirusak oleh ajaran2 sesat.Yang memakan korban anak muda,untuk dijadikan mesin pembunuh.Coba kalau Nurdin M top disuruh jadi bom bunuh diri apa dia berani?Dasar pengecut !!!!!!!!!!!
itulah bodohnya kita yang tidak mau berfikir. terorisme yang seringkali diidentikkan dengan aktivis islam fanatis merupakan penyimpangan informasi jihad, tujuannya cuma satu hegemoni asing.
Sebagai umat Islam saya sangat marah tengan kegiatan terorist di Indonesia. Mereka telah mengotori agama Islam. menurut saya, dari sudut pandang apapun pengeboman2 yang mereka lalukan ditak bisa dibenarkan kecuali dari sudut pandang iblis. Saya juga sangat prihatin dan malu melihat beberapa kelompuk masyarakat yang mendukun terorrist yang bakkan menyebut mereka pejuang Islam. Menurut saua mereka buka pejuang Islam namun Perusak Islam.
Copyright Indonesia Matters 2006-12
Privacy Policy | Terms of Use | Contact