<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Diatas Tumpukan Abu Sejarah</title>
	<atom:link href="http://www.indonesiamatters.com/1510/diatas-tumpukan-abu-sejarah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.indonesiamatters.com/1510/diatas-tumpukan-abu-sejarah/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 03:10:33 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Cukurungan</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1510/diatas-tumpukan-abu-sejarah/cp-1/#comment-66009</link>
		<dc:creator>Cukurungan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Feb 2008 09:09:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1510/diatas-tumpukan-abu-sejarah/#comment-66009</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;Dengan kekuatan nominal yang begitu besar, mengapa orang-orang ini begitu tidak percaya diri, terancam, dan takut akan masa depan? Bagaimana bisa beberapa diantaranya sampai berani melaksanakan tindakan terorisme yang begitu menjijikkan sebagai pembelaan menyedihkan atas cara hidup dan sejarah mereka?&lt;/blockquote&gt;

Kami orang muslim tidak pernah takut menghadapi masa depan karena kami yakin masa depan kami sudah ditentukan Tuhan YME  50 ribu tahun sebelum Tuhan menciptakan Alam Semesta.  

&lt;blockquote&gt;Apa yang akan anda lakukan dalam keadaan seperti ini? Melawan balik, membuat pertahanan terakhir yang putus asa, lari kembali ke abad ketujuh, selenggarakan jihad. Atau bersikap sekedarnya, meninggalkan kekerasan dan mengeluarkan pernyataan tidak berarti tentang pengrusakan anak muda oleh Playboy, berusaha menang sedikit dalam keadaan yang nihil. Atau menyerah, menerima perubahan zaman, bunuh diri. Pilihan yang tersedia tidak menarik karena proses penghancuran budaya lama tidak membolehkan banyak ruang untuk bergerak.&lt;/blockquote&gt;

Saat ini kami umat Islam Indonesia sangat menikmati kehidupan kami didunia ini terutama  Saya bisa melihat perempuan cantik setengah telanjang dimana-mana tanpa perlu merasa berdosa dan kami tidak perlu melawan siapapun karena tidak seorang pun didunia ini yg yg berani menantang dan melawan kami.
So tell me why kami harus bunuh diri.

regards,
Infidels entertainer</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Dengan kekuatan nominal yang begitu besar, mengapa orang-orang ini begitu tidak percaya diri, terancam, dan takut akan masa depan? Bagaimana bisa beberapa diantaranya sampai berani melaksanakan tindakan terorisme yang begitu menjijikkan sebagai pembelaan menyedihkan atas cara hidup dan sejarah mereka?</p></blockquote>
<p>Kami orang muslim tidak pernah takut menghadapi masa depan karena kami yakin masa depan kami sudah ditentukan Tuhan YME  50 ribu tahun sebelum Tuhan menciptakan Alam Semesta.  </p>
<blockquote><p>Apa yang akan anda lakukan dalam keadaan seperti ini? Melawan balik, membuat pertahanan terakhir yang putus asa, lari kembali ke abad ketujuh, selenggarakan jihad. Atau bersikap sekedarnya, meninggalkan kekerasan dan mengeluarkan pernyataan tidak berarti tentang pengrusakan anak muda oleh Playboy, berusaha menang sedikit dalam keadaan yang nihil. Atau menyerah, menerima perubahan zaman, bunuh diri. Pilihan yang tersedia tidak menarik karena proses penghancuran budaya lama tidak membolehkan banyak ruang untuk bergerak.</p></blockquote>
<p>Saat ini kami umat Islam Indonesia sangat menikmati kehidupan kami didunia ini terutama  Saya bisa melihat perempuan cantik setengah telanjang dimana-mana tanpa perlu merasa berdosa dan kami tidak perlu melawan siapapun karena tidak seorang pun didunia ini yg yg berani menantang dan melawan kami.<br />
So tell me why kami harus bunuh diri.</p>
<p>regards,<br />
Infidels entertainer</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

