<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Ahmadiyyah</title>
	<atom:link href="http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 03:10:33 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
	<item>
		<title>By: erik ridwan</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/cp-1/#comment-205270</link>
		<dc:creator>erik ridwan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Feb 2011 03:51:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/#comment-205270</guid>
		<description>Ahmadiyyah jgn berkelilt2 lah lieur kanu otak..
enggeus maneh ngabubarkn sorangan,sebelum umat islam ngabubarkn maraneh...
mun eweuh aturan hukum di negara ieu, urang sarares ti bandung anu ti hela ngahancurkn maraneh..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ahmadiyyah jgn berkelilt2 lah lieur kanu otak..<br />
enggeus maneh ngabubarkn sorangan,sebelum umat islam ngabubarkn maraneh&#8230;<br />
mun eweuh aturan hukum di negara ieu, urang sarares ti bandung anu ti hela ngahancurkn maraneh..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Astrajingga</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/cp-1/#comment-151713</link>
		<dc:creator>Astrajingga</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 05:51:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/#comment-151713</guid>
		<description>Orang &#039;hamdiyyah&#039; [sic] itu siapa?

Yang &#039;ahlinya&#039; siapa? Yang &#039;bukan ahlinya&#039; siapa?

Tolong bawakan &#039;ahlinya&#039; ke mari, Fajri.

Tapi bukankah hikmah ada di mana-mana? Di batu, di api, di hutan, di bulan, di orang-orang kafir, juga bahkan di orang-orang yang bukan ahlinya.

Begitu bukan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Orang &#8216;hamdiyyah&#8217; [sic] itu siapa?</p>
<p>Yang &#8216;ahlinya&#8217; siapa? Yang &#8216;bukan ahlinya&#8217; siapa?</p>
<p>Tolong bawakan &#8216;ahlinya&#8217; ke mari, Fajri.</p>
<p>Tapi bukankah hikmah ada di mana-mana? Di batu, di api, di hutan, di bulan, di orang-orang kafir, juga bahkan di orang-orang yang bukan ahlinya.</p>
<p>Begitu bukan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fajri</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/cp-1/#comment-147838</link>
		<dc:creator>fajri</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 13:43:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/#comment-147838</guid>
		<description>cobalah kita bertanya langsung pada orang hamdiyyah ok. orang indonesia jangan suka cari ilmu dari orang yang bukan ahlinya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>cobalah kita bertanya langsung pada orang hamdiyyah ok. orang indonesia jangan suka cari ilmu dari orang yang bukan ahlinya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Astrajingga</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/cp-1/#comment-146564</link>
		<dc:creator>Astrajingga</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2009 06:48:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/#comment-146564</guid>
		<description>Kenapa sih orang mau gurunya, mau nabinya siapa, mau Tuhannya siapa kok musti pakai persetujuan negara?

Mau nyembahnya sambil telanjang, mau sambil nungging, mau nggak nyembah, kok jadi urusan negara?

Emang ada gitu kewajiban negara untuk menjamin setiap rakyatnya masuk surga?

Surga yang mana? Yang di dalamnya mengalir sungai vodka? Yang di dalamnya banyak perawan gratis? Itu surga buat laki-laki apa gimana? Yang perempuan disediain jigolo gratis, apa perempuan masuk surga jadi perawan gratis itu? Katanya perempuan banyak yang jadi penghuni neraka?

Berarti diimpor dari neraka? Untuk memenuhi libido penghuni surga?

Eh ngelantur...

Kembali lagi, mau nyembah siapa kek, itu kan urusan orang dengan Tuhannya sendiri-sendiri. Paling jauh jadi urusan keluarga. Kalo mau nggak nyembah nggak punya tuhan juga urusan peseorangan, bukan? Kenapa jadi urusan negara?

Nah kalo ada yang mukulin orang, itu ditangkap polisi seharusnya.

Kalo ada yang nyembelih anak karena disuruh Tuhan, nah itu juga ditangkap polisi. 

Bukannya begitu? Seharusnya dipisahkan antara peran negara dengan peran masyarakat. Antara yang publik dan yang privat?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa sih orang mau gurunya, mau nabinya siapa, mau Tuhannya siapa kok musti pakai persetujuan negara?</p>
<p>Mau nyembahnya sambil telanjang, mau sambil nungging, mau nggak nyembah, kok jadi urusan negara?</p>
<p>Emang ada gitu kewajiban negara untuk menjamin setiap rakyatnya masuk surga?</p>
<p>Surga yang mana? Yang di dalamnya mengalir sungai vodka? Yang di dalamnya banyak perawan gratis? Itu surga buat laki-laki apa gimana? Yang perempuan disediain jigolo gratis, apa perempuan masuk surga jadi perawan gratis itu? Katanya perempuan banyak yang jadi penghuni neraka?</p>
<p>Berarti diimpor dari neraka? Untuk memenuhi libido penghuni surga?</p>
<p>Eh ngelantur&#8230;</p>
<p>Kembali lagi, mau nyembah siapa kek, itu kan urusan orang dengan Tuhannya sendiri-sendiri. Paling jauh jadi urusan keluarga. Kalo mau nggak nyembah nggak punya tuhan juga urusan peseorangan, bukan? Kenapa jadi urusan negara?</p>
<p>Nah kalo ada yang mukulin orang, itu ditangkap polisi seharusnya.</p>
<p>Kalo ada yang nyembelih anak karena disuruh Tuhan, nah itu juga ditangkap polisi. </p>
<p>Bukannya begitu? Seharusnya dipisahkan antara peran negara dengan peran masyarakat. Antara yang publik dan yang privat?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Oma S</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/cp-1/#comment-132781</link>
		<dc:creator>Oma S</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 11:40:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/#comment-132781</guid>
		<description>Setiap orang berhak untuk berkeyakinan. Begitu juga dengan panganut Ahmadiyyah. Setahu saya, orang-orang Ahmadiyyah itu Muslim dengan syahadat yang sama dengan kaum Muslimin pada umumnya. Jadi tidak ada hak bagi orang lain mengatakan mereka itu non Muslim. Malah mereka banyak bekerja untuk memajukan Islam di seluruh dunia. Begitulah setahu saya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap orang berhak untuk berkeyakinan. Begitu juga dengan panganut Ahmadiyyah. Setahu saya, orang-orang Ahmadiyyah itu Muslim dengan syahadat yang sama dengan kaum Muslimin pada umumnya. Jadi tidak ada hak bagi orang lain mengatakan mereka itu non Muslim. Malah mereka banyak bekerja untuk memajukan Islam di seluruh dunia. Begitulah setahu saya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Haryo</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/cp-1/#comment-128412</link>
		<dc:creator>Haryo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 16:56:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/#comment-128412</guid>
		<description>Saya melihat kekejian yang dilakukan sekelompok orang thd AHMADIYAH.
Apakah mereka itu bukan orang?Apakah mereka itu bukan mahluk ciptaan Allah?
Saya getir melihat semua ini.Sekarang sudah banyak orang2 yang mengakui bahwa dirinya adalah yang paling benar.Apapun kepercayaan yang mereka yakini Hanya Allah saja yang berhak menghakimi.Lihatah saudara kita yg beragama Kristen,mereka tdk menghakimi terhadap saksi yehova yang nyata mempunyai perbedaan yang mendasar.
Biarkanlah mereka hidup dalam apa yang mereka yakini.Kita ini mahluk ciptaan Allah yang bisa hidup hanya dari belaskasihanNYA saja.
Yang Allah lihat adalah Hati nurani manusia,bukan atribut2 atau gembar gembor nya
Siapa tahu mereka (orang2 AHMADIYAH) mempunyai hati yang lebih baik dimata ALLAH. 
Ingat mereka punya kontribusi terhadap NKRI dari pada ormas2 FPI.HISBUTAHIR,MMI dsb.Lebih baik kita menjalankan agama kita sebaik2nya,biar kita benar dimata ALLAH.
MUI sebaiknya jadi penengah bukan provokator.MUI sekarang beda dg MUI jaman Orde baru.Yang sekarang sudah kena virus timur tengah.
Saya juga melihat NU dan MUHAMADIAH sudah mulai terkena virus timur tengah.Saya cuma mengingatkan jadilah umat Muslimn yang indonesia.Jangan ikut2an aliran baru dari timur tengah yang justru menghancurkan bangsa kita sendiri.Semua yang berasal dari timur tengah tidak ada yang patut dijadikan teladan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya melihat kekejian yang dilakukan sekelompok orang thd AHMADIYAH.<br />
Apakah mereka itu bukan orang?Apakah mereka itu bukan mahluk ciptaan Allah?<br />
Saya getir melihat semua ini.Sekarang sudah banyak orang2 yang mengakui bahwa dirinya adalah yang paling benar.Apapun kepercayaan yang mereka yakini Hanya Allah saja yang berhak menghakimi.Lihatah saudara kita yg beragama Kristen,mereka tdk menghakimi terhadap saksi yehova yang nyata mempunyai perbedaan yang mendasar.<br />
Biarkanlah mereka hidup dalam apa yang mereka yakini.Kita ini mahluk ciptaan Allah yang bisa hidup hanya dari belaskasihanNYA saja.<br />
Yang Allah lihat adalah Hati nurani manusia,bukan atribut2 atau gembar gembor nya<br />
Siapa tahu mereka (orang2 AHMADIYAH) mempunyai hati yang lebih baik dimata ALLAH.<br />
Ingat mereka punya kontribusi terhadap NKRI dari pada ormas2 FPI.HISBUTAHIR,MMI dsb.Lebih baik kita menjalankan agama kita sebaik2nya,biar kita benar dimata ALLAH.<br />
MUI sebaiknya jadi penengah bukan provokator.MUI sekarang beda dg MUI jaman Orde baru.Yang sekarang sudah kena virus timur tengah.<br />
Saya juga melihat NU dan MUHAMADIAH sudah mulai terkena virus timur tengah.Saya cuma mengingatkan jadilah umat Muslimn yang indonesia.Jangan ikut2an aliran baru dari timur tengah yang justru menghancurkan bangsa kita sendiri.Semua yang berasal dari timur tengah tidak ada yang patut dijadikan teladan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: charlito_tate</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/cp-1/#comment-113320</link>
		<dc:creator>charlito_tate</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2008 05:11:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/#comment-113320</guid>
		<description>AHMADIYAH kalo mau jadi agama lepaskan ISLAM.
jangan berkedok ISLAM..gentle dikit dong,.

FPI ini bukan zaman NABI yang penuh peperangan.

Peace !!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>AHMADIYAH kalo mau jadi agama lepaskan ISLAM.<br />
jangan berkedok ISLAM..gentle dikit dong,.</p>
<p>FPI ini bukan zaman NABI yang penuh peperangan.</p>
<p>Peace !!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: uhum</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/cp-1/#comment-101708</link>
		<dc:creator>uhum</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 17:37:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/#comment-101708</guid>
		<description>Yang sesat itu FPI, bukan Ahmadyah-lah!! Ahmadyah gak pake kekerasan dan pedang kog!! Coba si kafir FPI itu, pakai apa dia, SESAT kan? Gak mungkin ngebelain agama Islam. Apa iya ajarannya begituan?? SESAT....SESAT....SESAT.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang sesat itu FPI, bukan Ahmadyah-lah!! Ahmadyah gak pake kekerasan dan pedang kog!! Coba si kafir FPI itu, pakai apa dia, SESAT kan? Gak mungkin ngebelain agama Islam. Apa iya ajarannya begituan?? SESAT&#8230;.SESAT&#8230;.SESAT&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Leo Kusuma</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/cp-1/#comment-98696</link>
		<dc:creator>Leo Kusuma</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 07:27:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/#comment-98696</guid>
		<description>Peristiwa Monas 1 Juni 2008 lalu, tdklah terlalu penting, akan tetapi yg paling penting di sini adalah paska tragedi tersebut. Inilah ujian bagi bangsa Indonesia sekaligus pembuktian jika dirinya adalah bangsa yang ber-Pancasila dan menjunjung tinggi nilai-nilai hukum. Sayangnya, msh byk sekali masyarakat Indonesia yg bahkan tidak memahami akar permasalahan di balik peristiwa Monas 1 Juni 2008. Patut pula disayangkan karena hampir sebagian besar (semoga salah) begitu mudah untuk terprovokasi melalui media tentang pembelokan fakta dan kebenaran. Dan sgt sayangkan pula, masyarakat Indonesia msh mudah utk dipecah belah. Keadaan yg sesungguhnya tdk byk berbeda dgn kondisi ratusan tahun yg lalu di mana kumpeni menjajah kita selama 350 tahun. 

Satu hal yg membuat bangsa ini begitu mudah dipecah belah dan diadu domba adl begitu mudahnya mengatakan jika dirinya benar sehingga begitu mudah pula mengatakan org lain KAFIR dan MURTAD. Terlihat seolah dirinya sebagai manusia beragama, tapi terlihat pula bagaimana mereka berpaling dari agamanya sendiri. Sebagian besar masyarakat msh terlalu mudah terumbar hawa nafsu, atau lebih mudah menggunakan nafsu ketimbang akal sehat. Jika saja msh byk masyarakat Indonesia berpikir hy mengandalkan nafsu dan otot, rasanya sulit berharap jika 20 tahun ke dpn, bangsa ini bs mnjadi bangsa yg maju, bahkan sulit pula berharap apakah negeri ini msh utuh seperti skrg ini. Tentu kita tdk akan prnh lupa, bagaimana negara kecil spt Belanda ataupun Jepang bs menguasai Nusantara. Karena mereka mengandalkan otak dan akal sehat, bukan sekedar nafsu dan otot. Pilihan ada di tangan masyarakat sendiri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Peristiwa Monas 1 Juni 2008 lalu, tdklah terlalu penting, akan tetapi yg paling penting di sini adalah paska tragedi tersebut. Inilah ujian bagi bangsa Indonesia sekaligus pembuktian jika dirinya adalah bangsa yang ber-Pancasila dan menjunjung tinggi nilai-nilai hukum. Sayangnya, msh byk sekali masyarakat Indonesia yg bahkan tidak memahami akar permasalahan di balik peristiwa Monas 1 Juni 2008. Patut pula disayangkan karena hampir sebagian besar (semoga salah) begitu mudah untuk terprovokasi melalui media tentang pembelokan fakta dan kebenaran. Dan sgt sayangkan pula, masyarakat Indonesia msh mudah utk dipecah belah. Keadaan yg sesungguhnya tdk byk berbeda dgn kondisi ratusan tahun yg lalu di mana kumpeni menjajah kita selama 350 tahun. </p>
<p>Satu hal yg membuat bangsa ini begitu mudah dipecah belah dan diadu domba adl begitu mudahnya mengatakan jika dirinya benar sehingga begitu mudah pula mengatakan org lain KAFIR dan MURTAD. Terlihat seolah dirinya sebagai manusia beragama, tapi terlihat pula bagaimana mereka berpaling dari agamanya sendiri. Sebagian besar masyarakat msh terlalu mudah terumbar hawa nafsu, atau lebih mudah menggunakan nafsu ketimbang akal sehat. Jika saja msh byk masyarakat Indonesia berpikir hy mengandalkan nafsu dan otot, rasanya sulit berharap jika 20 tahun ke dpn, bangsa ini bs mnjadi bangsa yg maju, bahkan sulit pula berharap apakah negeri ini msh utuh seperti skrg ini. Tentu kita tdk akan prnh lupa, bagaimana negara kecil spt Belanda ataupun Jepang bs menguasai Nusantara. Karena mereka mengandalkan otak dan akal sehat, bukan sekedar nafsu dan otot. Pilihan ada di tangan masyarakat sendiri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lukmanul Hakim S.Pd</title>
		<link>http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/cp-1/#comment-97212</link>
		<dc:creator>Lukmanul Hakim S.Pd</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jun 2008 08:15:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.indonesiamatters.com/1461/ahmadiyyah/#comment-97212</guid>
		<description>Targedi MONAS hanya upaya pemerintah dalam mengecoh Masyarakat Awam agar tidak terpaku pada kenaikan BBM. Saya Pikir, Kalo sekarang upaya begitu aja masyarakat langsung berpaling dari yang seharusnya. Tunggu aja kenaikan -kenaikan yang lainnya.
AHMADIYAH................. Bubarkan aja.

PENDUKUNG AHMADIYAH dan Yang MENYETUJUINYA = KAFIR dan MURTAD.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Targedi MONAS hanya upaya pemerintah dalam mengecoh Masyarakat Awam agar tidak terpaku pada kenaikan BBM. Saya Pikir, Kalo sekarang upaya begitu aja masyarakat langsung berpaling dari yang seharusnya. Tunggu aja kenaikan -kenaikan yang lainnya.<br />
AHMADIYAH&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.. Bubarkan aja.</p>
<p>PENDUKUNG AHMADIYAH dan Yang MENYETUJUINYA = KAFIR dan MURTAD.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

